BAGAIMANA DENGAN NASIB ORANG MISKIN?

0

//Ada apa dengan judul di atas? sudah paham kah kalian? mari kita simak penjelasannya sebagai berikut!

Sebelum lanjut ke pokok pembahasan kita harus tau dulu apa arti dari kata kaya dan miskin, Karna tidak akan orang kaya kalo tidak ada orang miskin.
Kaya memiliki beberapa arti, kaya adalah sebuah homonim karena arti-artinya memiliki ejaan dan pelapalan yang sama, tetapi maknanya berbeda.

Arti kata kaya dapat masuk kedalam jenis kiasan sehingga penggunaan kaya bisa bukan dalam arti kata yang sebenarnya. Kaya memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga kaya dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskan atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Tapi kebanyakan orang menganggap arti kaya adalah mempunyai banyak harta uang dan sebagainya.

Sedangkan kata miskin memiliki 1 arti. Miskin memiliki arti dalam kelas adjektiva atau kata sifat sehingga miskin dapat mengubah kata benda atau kata ganti, biasanya dengan menjelaskannya atau membuatnya menjadi lebih spesifik. Dan sebagian masyarakat memberikan arti kata miskin adalah tidak berharta, serba kekurangan, berpenghasilan sangat rendah.

Pada bulan Maret 2018, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 25,95 juta orang (9,82 persen), berkurang sebesar 633,2 ribu orang dibandingkan dengan kondisi September 2017 yang sebesar 26,58 juta orang (10,12 persen).

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2017 sebesar 7,26 persen, turun menjadi 7,02 persen pada Maret 2018.Sementara itu, persentase penduduk miskin di daerah perdesaan pada September 2017 sebesar 13,47 persen, turun menjadi 13,20 persen pada Maret 2018.

Selama periode September 2017–Maret 2018, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan turun sebanyak 128,2 ribu orang (dari 10,27 juta orang pada September 2017 menjadi 10,14 juta orang pada Maret 2018),sementara di daerah perdesaan turun sebanyak 505 ribu orang (dari 16,31 juta orang pada September 2017 menjadi 15,81 juta orang pada Maret 2018).

Nah setelah kita tahu betapa banyaknya kemiskinan yang ada di Indonesia, disitulah harus ada cara untuk menangani kemiskinan tersebut. Karena apa? karena kemiskinan merupakan salah satu masalah yang dimiliki oleh setiap negara, baik negara maju maupun negara berkembang. Dan segala upaya yang di lakukan oleh pemerintah maupun masyarakat telah di kerahkan untuk mengatasi kemiskinan tersebut.

Berikut beberapa upaya dan cara yang dapat di lakukan untuk mengatasi ataupun mengurangi kemiskinan, antara lain :

Mengelola sumber daya alam yang ada di indonesia dengan sebaik-baiknya.
Meningkatkan kualitas mutu sumber daya manusia .

Membuka peluang investasi.
Meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Memperlebar dan menambah jumlah pengusaha, baik pengusaha kecil maupun pengusaha besar.

Mengurangi impor dan memperbanyak ekspor.

Memperbaiki infrastruktur sebagai sarana penghubung perekonomian .

Mendirikan balai latihan kerja untuk masyarakat.

Berbagai usaha tersebut, membutuhkan usaha yang serius untuk melaksanaknnya. Disamping itu di perlukan komitmen pemerintah dan semua pihak untuk melihat kemiskinan sebagai masalah fundamental yang harus ditangani dengan baik, berkelanjutan dan dengan dukungan anggaran yang jelas. Dengan demikian penanggulangan kemiskinan menjadi gerakan dari, oleh dan untuk rakyat.

Oleh: Manarul Hidayat