Biaya Pendidikan di Sorong,Buah Simalakama

0

SORONG- Setiap kelulusan sekolah entah itu dari TK,SD,SMP hingga SMA,merupakan kebanggaan tersendiri bagi setiap para orang tua,karena para putra putrinya bisa melanjutkan pendidikannya ke yang lebih tinggi lagi.

Dibalik kebanggaan itu ada yang dikeluhkan para orang tua murid terutama orang tua yang tingkat ekonominya lemah.

Keluhan para orang tua itu selalu dirasakan apabila sudah mengetahui besaran biaya pendaftaran masuk sekolah yang setiap tahun ajaran selalu berubah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Sorong Petrus Korisano ketika berbincang dengan media ini Selasa,(9/07/19) mengatakan, benar biaya pendidikan di Sorong bagaikan buah simalakama karena dari tahun ke tahun selalu berbedabeda,” Jadi begini kita yang ada di Dinas pendidikan Kota Sorong serba dilema,kalau dibayar orang tua mengeluh,kalau tidak di bayar aktivitas disekolah tidak berjalan dengan baik,” terang Korisano

Ditambahkan Petrus Korisano,memang dana pendidikan dari otsus itu ada serta dana BOS semua telah dibagibagi oleh Walikota penggunaannya.

Dijelaskan lagi, demikian peruntukannya,karena memang pendidikan itu mahal,maka diperluhkan peran para orang tua.

” Selaku kepala Dinas pendidikan Kota Sorong bahwa beberapa tahun belakangan ini,dinas pendidikan Kota tidak lagi mengurusi biaya pendaftaran di SMA dan SMK katena sudah diambil alih oleh Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat.

Sementara sekretaris Komite Sekolah SMA Neg 3 Sorong Lemauk menjawab Sketsa tentang biaya masuk sekolah di SMA Neg 3 Sorong yang cukup mahal yakni 3,9 juta rupiah,besaran itu atas musyawarah sekolah,guru dan orang tua murid melalui rapat dan penentuan biaya bukan semena mena pihak sekolah atau komite sekolah.

” Biaya sekolah itu memang mahal apabila ingin pendidikan yang berkwalitas,” tegas Lemauk.(jos)