Dicurigai Tempat Prostitusi, 43 orang Terjaring Dalam Oprasi Pekat

0

Depok – Satpol PP Kota Depok menjaring 43 orang dalam operasi penyakit masyarakat (Pekat) didua wilayah kota Depok Timur dan Barat

Dari 43 orang dijaring dari dua wilayah yang berbeda. Diwilayah timur ada 33 orang dan wilayah barat 10 orang. Kata Lienda Kepala Satpol PP kota Depok kepada sketsa, Sabtu dini hari (23/2).

Dikatakan Lienda bahwa yang terjaring saat ini tidak semata mata dijatuhkan saknsi secara langsung, ingin ada efek jeranya, namun mereka diberikan kesempatan dulu dengan melakukan pembinaan melalui dinas sosial.

“razia ini terpadu ada dinas kesehatan dan dinas sosial. Jika memang masih bisa diperbaiki kita bina, ujarnya

Mereka yang terjaring telah melanggar Perda no 16 tahun 2012 tentang pembinaan pengawasan dan ketentraman ketertiban umum,”Kita ini kan penegak perda jadi menertibkan”ujar Lienda

Harapannya tidak ada lagi pelanggar pelanggar lagi di kota Depok .tutup Lienda.

Sementara Ahmad Oting Kepala Bidang Ketenteraman Masyarakat, Ketertiban Umum dan Pengamanan Pengawalan (Transmas, Tibum dan Pamwal) Satpol PP Kota Depok, mengatakan ada 10 orang terjaring di Apartemen Mares.

Oprasi di Mares ini dicurigai dijadikan tempat prostitusi, dan kami juga telah mendapatkan informasi dari satpam setempat, sehingga kami melakukan penangkapan.ujar Oting

Mereka yang terjaring wajib menjalani tes urine dan tes kesehatan, kemudian yang terjaring razia juga didata dan akan dilakukan pembinaan kepada mereka dengan berkordinasi bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok.tutup Oting. (DOT)