Sambut Kebebasan Ahok, Sejumlah Ahoker Nginap di Sekitar Mako Brimob

0

Depok – Menyambut kebebasan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, sejumlah Ahoker sebutan pendukung Ahok berencana akan menginap di pelataran ruko yang tutup di sekitar Mako Brimob Jalan M. Yasin.

Menjelang bebasnya Ahok, sejumlah Ahoker dari sejumlah wilayah sudah tiba dan siap menyambut kebebasan Ahok esok hari.

Mereka berencana akan menginap dengan menggelar alas dari karpet dan memasang spanduk bertuliskan ‘Kongkow dan Ngobrol Ahoker’ Sampai Kapan pun Perjuangan Kami Tak Pernah Usai.

Koordinator Ahoker, Ust Wibowo (50) mengaku sejak Minggu (20/1/2019), dirinya bersama Ahoker lainnya sudah nongkrong di warung-warung di sepanjang Jalan M. Yasin untuk menyambut kebebasan Ahok.

“Meskipun baru besok (Kamis-Red) Ahok baru bebas, kita uda disini dari tanggal 20 kemarin. Ya enggak apa-apa. Kita dulu kan juga tidur disini selama 40 hari. Sekarang Pak Ahok mau bebas, kita datang lagi,” ujar Ust Wibowo, Rabu (23/1/2019).

Ia menerangkan, aksi ini dilakukan hanya untuk menunjukkan kesetiaan kepada Ahok dengan menyambut kebebasannya agar semangatnya tetap ada.

“Penyambutan kebebasan Ahok ini, seluruh anggota sudah koordinasi melalui jejaring sosial dan Whats App. Aksi ini murni dilakukan tanpa adanya tekanan dari pihak manapun,” ungkapnya.

Wibowo bersama anggota Ahoker lainnya berharap pasca bebasnya mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, Ahok diharapkan masih bisa berbakti bagi negara dan bangsa Indonesia.

“Sudah kita sebar di grup WA tapi terserah mau datang atau enggak. Yang pasti, kami tetap mendukung Pak Ahok. Kita tidak meninggalkan Beliau. Kita berharap Pak Ahok masih berbakti untuk negeri tercinta ini,” harapnya.

Ia menambahkan, bukan bermaksud tak perdulikan pesan yang ditulis Ahok tapi dalam menyambut kebebasan Ahok, tidak ada orasi atau kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban dan lalu-lintas.

“Kegiatan kita cuma ngobrol-ngobrol aja pake karpet. Kita juga uda komitmen di grup WA tidak bikin macet, enggak akan buat keributan. Aksi ini hanya menunjukkan bahwa kita ada. Kita enggak orasi,” pungkasnya.

Simpatisan Ahok, Ismet (60) asal Tangerang rela menginap demi melihat idolanya Ahok. Ia mengaku meskipun nanti tak disapa atau tak bertemu langsung dengan Ahok, tak apa-apa. Yang penting dirinya bahagia melihat Ahok bebas.

“Meskipun nanti enggak disapa, enggak bertemu langsung dengan Pak Ahok, enggak apa-apa. Melihat Pak Ahok aja, saya sudah bahagia. Saya sudah merasa senang,” tuturnya. (jim)