11 DPC Partai Berkarya Depok Sepakat Menangkan Idris- Imam

0

Depok – Ketua DPD Partai Berkarya Kota Depok, Achmad Mauludin mengungkapkan bahwa Berkarya merupakan partai nonparlemen, namun memiliki suara dan basis massa di 11 kecamatan se-Kota Depok.

“11 DPC sepakat untuk memenangkan pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono,” ungkap Mauludin didampingi Sekjen, Abdul Wahid di sela kegiatan Rakerda DPD Partai Berkarya di Jalan Kartini, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Senin (5/10/2020).

Dikatakan Mauludin, Partai besutan Tommy Soeharto ini tidak ingin sekadar euforia, namun ingin memberikan sumbangsih bagi pemenangan dan kami telah menginstruksikan kepada jajaran pengurus di tingkat kota hingga kelurahan untuk memperkenalkan Paslon Nomor Urut 02 Idris-Imam.

Partai Berkarya dengan modal suara sekitar 21 ribu akan terus bergerak menyakinkan para pemilih untuk memenangkan Idris -Imam. Kami sudah melakukan di tingkat Kelurahan. Karena itu, kami memasang target sekitar 70% suara.

Menurut Mauludin, alasan mendukung paslon nomor 2 bukan hanya berdasarkan hati nurani. Alasan kuat lainnya adalah keberhasilan selama 5 tahun memimpin Kota Depok.

“Kita bisa melihat bertahun-tahun Depok tidak punya alun-alun. Tapi periodesasi kepemimpinan Pak Idris, apa yang menjadi harapan warga terealisasi,” katanya.

Contoh konkret lainnya, lanjutnya, adalah pembangunan RSUD di wilayah timur, tepatnya di Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos.

“Depok selama ini hanya ada satu RSUD yang letaknya di bagian barat, di Sawangan. Bagi warga di timur, jelas sulit untuk menjangkau,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, visi misi yang diusung Idris-Imam untuk periode 2021-2026 sangat realistis dan akan dapat direalisasikan.

“Apa yang menjadi program kampanye bisa diterima dengan akal sehat dan sesuai dengan alokasi anggaran yang ada. Dimana, APBD Kota Depok yang berjumlah sekitar Rp3,1 triliun,” tandasnya.

Sementara, Calon Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengutarakan apresiasi atas semangat yang ditunjukkan Partai Berkarya. Namun, dirinya meminta agar tetap mengedepankan politik santun.

“Dalam kontestasi ada rival atau kompetitor. Mereka adalah kawan dan saudara yang saat ini sedang berkompetisi. Ingat persaudaraan nomor 1 dan pilkada nomor 2,” tuturnya.