Anggota PKK Raja Ampat Studi Banding

0

SORONG-Sebanyak 120 orang elemen masyarakat Kabupaten Raja Ampat, melakukan studi banding ke pulau Jawa tepatnya di Bayuwangi.

Ratusan elemen masyarakat tersebut terdiri sari anggota PKK Raja Ampat, guru PAUD,sejumlah pengrajin, penjual pinang, dari Klasis GKI dan sejumlah pendeta serta pengurus dari Masjid dan dari Dinas pemberdayaan Raja Ampat.

Informasi tersebut disampaikan Ketua PKK Kabupaten Raja Ampat Helga Faujia Umlati Kamis,(6/9/18).

Khusus ke ikutsertaan pendeta kata Helga,karena dilihatnya 3 pendeta membantu kegiatan satu malam, sehingga dirinya secara spontan meminta KTP.

” Saya bawa ikut studi banding perwakilan dari 24 Distrik di Kabupaten Raja Ampat,” terangnya.

Ditanya apa yang.menginpirasi sehingga dirinya mengajak ikut studi banding selain pengurus PKK sehingga seluruhnya berjumlah 120 orang, menurut ibu Bupati Raja Ampat itu, hanya satu niat yaitu ,berikan dengan kasih,maka akan dikembalikan dengan kasih. (JOS)Banding

SORONG-Sebanyak 120 orang elemen masyarakat Kabupaten Raja Ampat, melakukan studi banding ke pulau Jawa tepatnya di Bayuwangi.

Ratusan elemen masyarakat tersebut terdiri sari anggota PKK Raja Ampat, guru PAUD,sejumlah pengrajin, penjual pinang, dari Klasis GKI dan sejumlah pendeta serta pengurus dari Masjid dan dari Dinas pemberdayaan Raja Ampat.

Informasi tersebut disampaikan Ketua PKK Kabupaten Raja Ampat Helga Faujia Umlati Kamis,(6/9/18).

Khusus ke ikutsertaan pendeta kata Helga,karena dilihatnya 3 pendeta membantu kegiatan satu malam, sehingga dirinya secara spontan meminta KTP.

” Saya bawa ikut studi banding perwakilan dari 24 Distrik di Kabupaten Raja Ampat,” terangnya.

Ditanya apa yang.menginpirasi sehingga dirinya mengajak ikut studi banding selain pengurus PKK sehingga seluruhnya berjumlah 120 orang, menurut ibu Bupati Raja Ampat itu, hanya satu niat yaitu ,berikan dengan kasih,maka akan dikembalikan dengan kasih. (JOS)