APIP Diminta Turun Awasi Proyek Pemkot Depok

0

Depok – Ivan M, SH Penggiat Anti Korupsi kota Depok meminta Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kota Depok untuk turun mengawasi pelaksanaan Proyek yang digelar Pemerintah di Kota Depok.

Pasalnya masih banyak rekanan dinas pada proses pelaksanaan pekerjaannya tidak sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat syarat (RKS) bahkan ketidakpatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan sering diabaikan, dimana pekerja tidak menggunakan masker”, ujar Ivan kepada Sketsa (18/09).

Menurutnya Apip adalah Instansi Pemerintah yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melakukan pengawasan, maka dirinya meminta agar turun awasi proyek yang telah dan akan dilaksanakan oleh rekanan dinas.

Adapun pelaksanaan proyek Infrastruktur dan Gedung di Kota Depok saat ini sedang tahap pelaksanaan dan sebagian lagi masih dalam proses tender, lanjut Ivan.

Berdasarkan informasi yang didapat kata Ivan, ada sekitar sepuluhan paket Pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Depok bidang Jalan dan Jembatan, dimana sebagian sudah selesai.

Sedangkan Dinas Perumahan dan Permukiman sudah dalam proses penandatangan kontrak dan beberapa sudah tahap pelaksanaan.

Dirinya mengharapkan agar Apip Kota Depok terjun langsung Kelapangan untuk mengawasi pelaksanan Proyek tersebut. Dari beberapa hasil investigasi masih ada Rekanan/Pelaksana tidak sesuai Protokol Penanggulangan Covid,

Selain itu pihak pelaksanaan dalam proses pekerjaanya pun diduga tidak sesuai dengan Rencana Kerja dan Syarat syarat (RKS) yakni cara pengadukan harus menggunakan Beton Molen, sedangkan kondisi di lapangan masih manual pakai cangkul. Tandas Ivan.

Sementara Kepala Dinas Rumkim dan kepala Dinas PUPR Depok Saat diminta tanggapannya Via What App selular hingga saat ini masih belum mendapatkan keterangannya.

Pada kesempatan yang sama Suwandi Kepala Bidang Pemukiman Dinas Rumkim Depok menyatakan setuju jika APIP turut serta memonitoring disaat pelaksanaan pekerjaan fisik berlangsung.

Namun terkait adanya ketidakpatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pekerjaan, dirinya akan cek terlebih dahulu, yang melanggar itu dilokasi mana? ,Pekerjaannya apa dan Adakah bukti- bukti pelanggarannya.

“Kalo memang ada dan itu pekerjaannya dibidang kami, pasti kami tindaklanjuti segera”jelas Wandi. (DOT)