Bahaya dari usaha bisnis Memiles

0

Oleh : Ahmad Farhan

Memiles penipuan berkedok bisnis periklanan. Memiles penipuan investasi yang mengaku sebagai bisnis periklanan online. Memiles mengajak orang untuk ikut serta dalam bisnis mereka dengan menjanjikan penghasilan yang besar.

Caranya, cukup mendownload aplikasi memiles, top up, pasang iklan, klik iklan, ajak orang, lalu tunggu mendapatkan berbagai barang dari motor sampai rumah.

Memiles penipuan yang terang benderang.

Memiles penipuan itu terang benderang kalau orang sedikit saja paham periklanan digital. Sedikit saja, tak usah banyak, akan tahu bahwa memiles penipuan.

Pertama

Bahwa orang pasang iklan itu harus punya produk untuk diiklankan. Di memiles, orang tak punya produk tapi top up untuk biaya iklan. Mau promosi apa? Promosi produk orang lain? Lucunya kebangetan.

Kedua

Orang pasang iklan itu supaya diklik, dilihat, dan dibeli. Nah di memiles, orang pasang iklan (produk orang lain), lalu anggota yang lain mengklik untuk dapat point.

Kalaupun ada yang pasang iklan betulan, misalnya pemilik restoran, pasang iklan di memiles, itu pemilik restoran yang juga bodoh. Pemilik restoran harus bayar ke memiles setiap ada orang yang mengklik.

Lalu adar ribuan member memiles mengklik, bukan karna tertarik nantinya mungkin beli, tapi untuk dapat point. Pembodohan gaya memiles seperti diatas tak ada bedanya dengan klikshare yang sudah bubar. Herannya pembodohan seperti ini masih dipakai dalam jarak waktu yang tak terlalu jauh pula.

Lalu dari mana Memiles bisa kasih bonus?
Tak lain dan tak bukan dari member untuk member. Hari ini ada 10 member yang masuk atau bergabung ikut bisnis memiles ini dan bulan depan harus ada 100 member yang masuk dan bergabung.Duit dari yang 100 member ini untuk bayar yang 10 member pertama. Angka 10, 100 dan sebulan itu perumpamaan saja.

Intinya, harus ada pemasukan uang lebih besar dari waktu ke waktu ke memiles untuk bayar bonus ke member yang lebih dahulu masuk. Lama-lama, kewajiban membayar bonus akan menggunung, pemasukan baru tak cukup untuk bayar. Maka ramailah berita di koran atau internet. Orang-orang yang tadinya mengelu-elukan memiles akan menjerit dan lapor ke polisi.

Memiles penipuan ulangan dengan improvisasi

Memiles penipuan kerena mengatakan bahwa bonus-bonus bagi anggota didapat dari bisnis periklanan. Faktanya bonus itu dari uang top-up member yang belakangan masuk. Memiles tidak menjanjikan rentang waktu yang pasti untuk memberikan bonus. Hanya kalau omset nasional sudah mencapai sekian milyar. Ini cukup cerdik. Jadi nanti, kalau bonus juga tidak terealisasi, memiles akan bilang, omsetnya belum tercapai.

Kapan akan terbukti memiles penipuan?
Di memiles orang memang dijanjikan dapat keuntungan dalam waktu yang relatif lama. Promo rumah harga 2 juta, dapatnya bisa setahun kedepan. Jadi, perlu waktu bagi semua orang yang ikut bisnis memiles untuk sadar bahwa mereka penipu. Tapi, sebentar atau lama, waktu itu akan datang.

Untuk membayar berbagai bonus dan memberikan produk-produk promo kepada anggotanya, memiles membutuhkan anggota baru berlipat ganda tiap tahunnya.

Sebagai ilustrasi, Anggota setor 2 juta dapat rumah, anggaplah rumah 400 juta saja. Itu berarti memiles membutuhkan 200 anggota baru yang top-up sejumlah 2 juta juga.

Lalu untuk 200 anggota baru ini, nantinya memiles membutuhkan 40.000 anggota baru dan seterusnya. Pada saatnya nanti, jumlah anggota baru yang di butuhkan tidak mencukupi dan goyanglah memiles.