Bersama Bupati Bondowoso Kades Gambangan Peringati Nuzulul Qur’an Di Masjid Darul Muwahidin

0


BONDOWOSO| Sketsaonline. com – Nuzulul Qur’an yakni malam turunnya Al Quran yang diperingati setiap 17 Ramadan dan ini merupakan salah satu peristiwa penting yang hanya bisa diperingati setahun sekali pada bulan Ramadan.

Pada malam 17 Rhomadhon tersebut Al Quran secara utuh dari Lauhul Mahfudz diturunkan melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW. Hari bersejarah ini pun selalu diperingati oleh Rasulullah dan para sahabat hingga kini.

Bahkan Bupati Bondowoso Drs. KH. Salwa Arifin turut hadir di Masjid Darul Muwahidin Desa Gambangan Kec. Maesan Senin (27/05), bersama Muspika Kec. Maesan dalam acara Peringatan Nuzulul Qur’an yang dikemas dalam wadah Pengajian Umum dan Wisuda Smp Islam Darul Muwahhidin Desa Gambangan Kec. Maesan.

Dalam sambutannya Bupati mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati Smp Islam Darul Muwahhidin Desa Gambangan Kec. Maesan. ” Dan jangan putus sampai ditingkat Smp saja lanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sehingga berguna bagi lingkungan, bangsa terlebih berguna bagi agamanya, ” Kata Bupati.

saat acara ramah tamah Bupati Bondowoso mengatakan Dikutip dari Hadis Riwayat Ahmad dan Al Hakim, Bupati menjelaskan, ” Bahwa dalam setiap rakaat Sholat Rasulullah selalu membaca banyak surat. Mulai dari Surat Al Baqarah, Ali Imran, An Nisa hingga selesai.

“Pada suatu malam di bulan Ramadhan, aku shalat bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam bilik yang terbuat dari pelepah kurma. Beliau memulai shalatnya dengan membaca takbir, selanjutnya beliau membaca doa. Selanjutnya beliau mulai membaca surat Al Baqarah, sayapun mengira bahwa beliau akan berhenti pada ayat ke-100, ternyata beliau terus membaca. Sayapun kembali mengira:

” Beliau akan berhenti pada ayat ke-200, ternyata beliau terus membaca hingga akhir Al Baqarah, dan terus menyambungnya dengan surat Ali Imran hingga akhir. Kemudian beliau menyambungnya lagi dengan surat An Nisa’ hingga akhir surat.

” Setiap kali beliau melewati ayat yang mengandung hal-hal yang menakutkan, beliau berhenti sejenak untuk berdoa memohon perlindungan. Sejak usai dari shalat Isya’ pada awal malam hingga akhir malam, di saat Bilal memberi tahu beliau bahwa waktu shalat subuh telah tiba beliau hanya sholat empat rakaat,” (Hadis Riwayat Ahmad dan Al Hakim).

Terpisah, Kepala Desa Gambangan yakni, Sumardi menuturkan, ” Meski Rasulullah sudah mendapatkan jaminan dari Allah SWT akan menjadi penghuni surga, akan tetapi Rasulullah tetap rutin membaca Al Quran baik dalam sholat ataupun di luar waktu salat. ” Tuturnya.

Hal ini ia kutip dari Hadist Riwayat Ahmad dan Al Hakim kalau kebiasaan yang selalu Rasulullah lakukan saat bulan Rhomadan dan saat memperingati Nuzulul Qur’an pada tanggal 17 Ramadan. Beliau tidak memperingatinya dengan cara berpesta pora ataupun makan-makan melainkan beribadah.

berharap, ” Setidaknya, melalui acara peringatan Nuzulul Qur’an ini, menjadikan momentum kita untuk meneladani Rosulullah dengan memperbanyak beribadah yaitu membaca Al Qur’an terutama dalam bulan Rhomadon ini. ” Imbuh Sumardi usai acara tersebut.

Sementara itu, Skesaonline. Com melansir dari hadis riwayat Al Bukhari disebutkan bahwa Malaikat Jibril selalu turun ke bumi menemui Rasulullah pada setiap malam di bulan Ramadan. Selanjutnya, mereka membaca Al Quran bersama-sama.

“Dahulu Malaikat Jibril senantiasa menjumpai Rasulullah Sholallahu ‘alaiihi Wa Sallam pada setiap malam Ramadhan dan selanjutnya ia membaca Al Quran bersamanya,” (Hadis Riwayat Al Bukhari). (Bam” S).