BPTP jatim Dukung Program Hulu Hilir Pertanian di Jatim

0

Jatim- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jatim mengharapkan petani ke depan harus bisa bertindak sebagai pengusaha yang mampu mengelola usahataninya secara baik dan efisien baik di on farm maupun off farm. Harapan tersebut sejalan dengan upaya Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang telah mencanangkan program Agribisnis Hulu Hilir komoditas padi yang untuk saat ini diinisiasi di Ngawi, Jombang, Malang, Tuban, dan Jember.

Kepala BPTP Jatim, Chendy Tafakresnanto, Selasa (18/120 mengapresiasi petani yang ada di Kabupaten Ngawi atas capaian produksi padi tertinggi di Jawa Timur. Capaian ini tak lepas dari penerapan inovasi teknologi yang terus berkembang.

Chendy juga menyinggung karakteristik tanah di Ngawi yang didominasi oleh mineral liat montmorilonit yang rendah unsur K, sehingga pemupukan organik yang bersumber dari jerami sangat penting. Jerami harus dikembalikan ke lahan pertanian, upaya ini juga dapat menghemat penggunaan pupuk.

Pernyataan Chendy sebelumnya juga iakemukakan, Jumat (14/12) saat menghadiri Bimtek Pengawalan Komoditi Tanaman Pangan Dalam Rangka Kegiatan Pendidikan Kemasyarakatan Produktif yang dilaksanakan di Kabupaten Ngawi. Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Kepala Desa Ngale, Babinsa, PPL dan Anggota Gapoktan Guyub Desa Ngale, Kecamatan Paron Ngawi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Marsudi mengatakan, bahwa peningkatan nilai tambah padi dapat ditempuh melalui upaya mandiri oleh petani dengan menerapkan inovasi teknologi yang dapat meningkatkan provitas dan mengefisienkan input pertanian.

Beberapa upaya yang dapat dilakukan diantaranya adalah petani bisa membuat pupuk organik sendiri, menggunakan benih unggul, mempunyai dan mampu mengoperasikan alsintan sendiri, dan bisa memroses gabah menjadi beras bermutu. Harapannya peningkatan nilai tambah tersebut dapat dirasakan langsung oleh petani.

Sebagai inti dari kegiatan Bimtek ini adalah penyampaian materi inovasi teknologi budidaya, penanganan pasca panen, dan manajemen usahatani tanaman padi yang disampaikan oleh peneliti BPTP Jawa Timur. Yok/ning