Cari Keadilan, Warga Desa Kumbangsari ngluruk ke Pemkab Situbondo

0

Situbondo, | Sketsaonline- puluhan warga Dusun Dawuhan, Desa Kumbang Sari, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo datangi kantor Pemkab bertempat di Ruang Baluran Lantai II sekitar jam 09.30 Wib.

Kedatangan mereka kali ini dalam rangka Audensi kepemilikan tanah tambak di Desa Kumbangsari, yang diduga telah di serobot oleh PT. HAU dan mereka langsung di temui oleh Sekda, Syaifullah bersama beberapa asistennya babkan juga dihadiri oleh perwakilan Polres Situbondo dan Kodim 0823 Situbondo, Jumat, ( 02/11/2018).

Camat Jangkar mengatakan bahwa, “Tanah sengketa tersebut pernah dilakukan mediasi ssbelumnya oleh Muspika Kecamatan maupun dari pihak Polres Situbondo bersama masyarakat. Namun hal itu belum menemukan titik terang karena pihak perusahaan tidak hadir”.

Camat Jangkar menambahkan, “Warga sudah mengajukan warkah pengukuran tanah garapan yang sudah ditandatangani oleh Kades maupun Camar. Dan itu sudah diajukan ke BPN Situbondo”.

Senada dengan yang disampaikan oleh Kades Kumbang Sari, bahwa hal yang disampaikan oleh Pak Camat betul, ” kalau hal ini pernah dimediasi oleh pihak-pihak terkait namun dari pihak perusahaan tidak hadir”.Tuturnya.

Abdurrahman yang sekaligus sebagai perwakilan warga juga menjelaskan bahwa, “Yang sebelumnya memang benar, ada beberapa warga yang sudah melaporkan sengketa tanah tersebut yang memiliki SHM (Sertifikat Hak Milik) ke Kepolisian Resort Situbondo, dan bentuk laporannya sudah berupa tanda Lapor Polisi. Hal itu sudah menjadi ranah Kepolisian”.

“Dan saya sangat sepakat apa yang disampaikan oleh Bapak Sekda kalau hal ini untuk melaporkan ke Bupati Situbondo. Bagaimana untuk menyikapi hal tersebut. Kalau misal bisa dilakukan mediasi silahkan lakukan dengan mediasi bentuknya nanti seperti apa. Dan harapannya adalah petani jangan sampai dijadikan dilema”, jelasnya.

Usai audensi bersama warga Desa Kumbangsari di Ruang Baluran, Tim S One berusaha mewawancarai Kadis DPMPTSP, Drs. Nugroho, M.Si untuk menanyakan terkait perijinannya namun hal itu terkesan menghindar dan dilempar ke Sekda Situbondo, Drs. H. Syaifullah, “Silahkan ke Sekda saja”, ucap mantan Camat Panji ini.

Saat disinggung bagaimana menanggapi hal tersebut Sekda Situbondo, Drs. H. Syaifullah mengatakan bahwa, “Kalau hal itu bisa diselesaikan dengan musyawarah, ya dengan musyawarah karena memang akses negara kita musyawarah. Dan kalau kemudian hal ini masih belum bisa diselesaikan dengan musyawarah berarti harus ditempuh dengan jalur hukum”.

Disinggung terkait perijinannya, Sekda Situbondo membeberkan, bahwa “Itu hanya sebatas (Surat Ijin Usaha Perdagangan) SIUP yang diberikan ke kita, tapi usahanya apa ? dia belum punya dan hal ini harus kita sikapi seperti apa…Karena biasanya kan berusaha dulu baru mengurusi ijinnya”.

Lebih lanjut menurut mantan Kepala Bapedda ini, bahwa “Untuk langkah selanjutnya akan kami panggil pihak-pihak terkait hari Senin datang dan dalam seminggu ini akan kita tinjau langsung ke lokasi”.
Sementara itu, pantauan Wartawan Sketsa disamping Setda Juga hadir dalam pertemuan itu instansi terkait Kadis DPMPTSP Situbondo, Camat Jangkar, Kades Kumbangsari, dan tokoh masyarakat Desa Kumbangsari. (Hfz).