Curi Sepeda Motor dari Teras Rumah Warga, Pria Ini Diringkus Tim Reskrim Polsek Sekupang

0
Foto : Pelaku Curanmor Inisial AS (20) Diamankan di Polsek Sekupang

Batam, sketsaonline.com – Unit Reskrim Polsek Sekupang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim IPTU Buhedi Sinaga berhasil mengamankan 1 orang pelaku dalam tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor), Sabtu (14/8/21).

Informasi berawal pada tanggal 18 Juli tahun 2021 lalu sekira pukul 22.00 Wib saat korban memarkirkan sepeda motornya di depan teras rumahnya, kemudian pada keesokan harinya sekira pukul 04.00 Wib si korban sudah tidak melihat lagi sepeda motor yang diparkirkan korban di teras rumahnya.

Adapun sepeda motor korban bernomor polisi BP 2660 QD, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

Setelah menerima laporan bahwa adanya tindak pidana curanmor, kemudian tim unit opsnal Polsek Sekupang mendapat informasi adanya transaksi jual beli sepeda motor tanpa dokumen lengkap di kos kosan Tiban 3, Kecamatan Sekupang.

Dengan gerak cepat tim reskrim menuju TKP dan berhasil mengamankan 1 orang yang diduga pelaku.

Pada saat melakukan penangkapan, salah satu teman terduga pelaku dapat melarikan diri An. Fajar (DPO), dari terduga pelaku AS (20) ditemukan 1 buah kunci T dan 4 buah sepeda motor hasil dari kejahatan (curanmor).

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Sekupang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan Pelaku, bersama teman An. Fajar yang menjadi Daftar Pencarian Orang mengaku telah melakukan tindak pidana pencurian (curanmor) sebanyak 18 kali, yakni di wilayah hukum Sagulung 13 kali, Batu Aji 3 kali dan di Nongsa 2 kali.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur melalui Kapolsek Sekupang AKP Yudi Arvian membenarkan bahwa saat ini pelaku sudah diamankan oleh unit Reskrim Polsek Sekupang dan sampai saat ini masih dilakukan pengembangan terhadap barang bukti dan DPO yang belum ditemukan.

Melalui Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba, Kapolsek Sekupang menjelaskan, “Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun,” ungkap Tigor Sidabariba. (Hum)

Editor : Js