Diduga Gelapkan Sepeda Motor, Pemuda Asal Wringin Anom Terancam Akan Dipolisikan

0

Situbondo| Sketsaonline.com – As Warga Dusun Krajan, Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Berawal dari menggadaikan sepeda motor Mio Soul GT dengan Nopol P 3439 FG keseorang yang bernama BY Warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

As yang meminjam sepeda motor ke saudara sepupunya SLV untuk di gadaikan ke BY, sepeda motor tersebut di gadai sitem duduk yang setiap bulannya bayar buanga dengan gadai sejumlah uang Rp.2.500,000 selama empat bulanan.

Namun ketika sepeda motor tersebut mau ditebus, anehnya uang sudah di bayar, sepeda motornya tidak ada di tempat. Yang katanya uang tersebut untuk bayar hutang saudaranya yang pinjam ke BY.

As saat dikonfirmasi oleh Media Sketsa membenarkan bahwa tiga bulan yang lalu pinjam sepeda motor ke saudara sepupunya untuk di gadaikan ke BY

” Setelah saya ke rumah BY untuk nebus dan ngasih uang 2.500,000, dan uang di ambil oleh BY namun saat ditanya sepedanya dimana dia malah bilang harus ada uang 2.500,00 lagi kalau mau sepedanya, karna ibu sepupu saya punya hutang ke BY, setelah itu saya ke rumah BY sama sepupu saya menanyakan terkait utang piutang ibu sepupu saya dia malah marah marah banting gelas, ” Ucapnya Sabtu, ( 27/06/20 ). Dirumahnya.

Di tempat yang sama SLV selaku Pemilik sepeda motor mengatakan,

” Saya tidak mau tahu sepeda harus ada, kalau urusan utang piutang ke ibu saya iya urusan sama ibu saya jangan di campur adukkan sama penebusan sepeda motor saya yang di gadaikan mbak sepupu saya, tegasnya dengan nada marah. ” Tuturnya.

SLV  juga menambahkan, kalau sepeda itu katanya di gadaikan sistem duduk tapi kok tidak ada di tempat, sedangkan mbak saya sudah bayar bunganya tiap bulan, kalau sepeda tidak ada ditempat berarti bukan di gadai duduk, tapi di gadaikan lagi ke orang lain. ” Ujarnya.

Dan ia menambahkan kalau BY sudah berjanji ke suaminya akan mengembalikan sepeda motor itu sekarang,

” Tapi janjinya meleset dia malah berjanji lagi tanggal 3 juli ini, jika janjinya meleset lagi bakal saya laporkan ke APH ( Aparat Penegak Hukum ).

Sementara itu, dihubungi lewat via Whatsapp, BY mengatakan sepada motor itu ada di Desa Kotakan, saya yang mau ngambil orangnya masih ada di Probolinggo orangnya pulang hari jum’at ini tanggal 3 juli, Katanya (Hfz S-One)