Diduga Gunakan Anggaran Rp. 2 ,9 M Tak Jelas, Komisi II DPRD Bondowoso Sidak PT. Bogem

0

BONDOWOSO| Sketsaonline. com – Sidak ( Inspeksi Mendadak ) yang dilakukan oleh Komisi II DPRD Bondowoso di PT. Bogem (Bondowoso Gemilang) sebuah BUMD yang bergerak di bidang perkopian, hasil sidak menemukan kejanggalan yang merugikan pihak BUMD itu sendiri.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua Komisi II A. Mansur SH, dalam melakukan sidak pihaknya menemukan ketidak singkronan antara pengeluaran dan pemasukan.

” Kita masih meminta sirkulasi keluar masuknya keuangan Bogem namun masih berjanji besok, dan besok bukti fisiknya akan diberikan ke Komisi II, ” Kata Politisi Partai PKB kepada Media ini.

Selain menemukan pelaporan keuangan dalam penyertaan modal sebesar Rp 2,9 miliar yang tidak jelas. Lantaran masih carut marut.

” Kami juga menemukan pembelian kopi yang sangat tinggi, Hingga tidak sebanding dengan pemasarannya. ” Lanjut Mansur.

Bahkan menurut Mansur, sampai akhir Desember 2019, PT. Bogem statusnya jalan ditempat dan tidak ada aktifitas usaha yang signifikan. ” Masak komputer saja tidak punya, ” Ungkap Politisi PKB Dapil 4 Bondowoso itu.

Lebih jelas Mansur membeberkan, bahwa beberapa waktu lalu, PT Bogem menyampaikan kalau barang yang ada di gudang adalah kopi green bean (siap goreng).

“ Akan tetapi tidak semua, hanya sebagian saja. Dan di sana juga ada kopi HS kering, atau masih perlu proses untuk ke green bean, ” Ungkapnya.

Yang lebih memprihatinkan lagi, tuturnya, PT. Bogem tidak punya kantor dan gudang penyimpanan. Sementara penyimpanan masih numpang di gudang milik komisaris, Pak Marhum.

“ Komisi II tidak yakin kalau PT. Bogem akan lebih baik, karena tidak dikelola dengan baik, dan semua temuan ini, akan dibahas dalam rapat kerja antara komisi II dengan PT. Bogem, Nanti bagian yang bisa jadi materi Pansus, kita rekomendasikan ke Pansus, ” Imbuhnya. ( Bam” S ).