DIET ADALAH PENGOBATAN UTAMA

0

Diriwayatkan dari Aisyah bahwa seorang anggota keluarganya meninggal dunia, kaum perempuan berkumpul lalu mereka bubar kecuali kerabat dan teman-teman terdekatnya. Aisyah lalu disuruh dimasakkan satu panic talbinah (bubur jelai/padi-padian yang bijinya keras, seperti gandum) dan tsarit (makanan yang terbuat dari daging dan roti) lalu tsarit dibuat dan disiramkan talbinah disiramkan diatasnya.

Kemudian Aisyah mengatakan “makanlah sebagian, karena aku mendengar Rasulullah bersabda ‘talbinah menenangkan hati orang yang sakit dan menghapus sebagian kesediha’” (HR. Bukhari dan Muslim).

diriwayatkan pula bahwa Aisyah mengatakan “jika keluarganya sakit Rasul selalu menyuruh dibuatkan sup itu, beliau biasanya bersabda ‘ makanan ini memperkuat hati orang yang berduka dan menyingkirkan rasa pedih dihati orang yang sakit persis seperti salah seorang dari kalian menghapus kotoran dari mukanya dengan air’” (HR. Tirmidzi).

Berkenaan dengan ungkapan terkenal “diet adalah pengobatan utama dan perut adalah gudangnya sakit” ungkapan tersebut bukanlah hadis Nabi, kemungkinan besar ini adalah ungkapan seorang dokter arab bernama Al-Harist bin Kaladah yang pernah mengatakan “pengkalnya pengobatan adalah diet”

Ibnu Qayyim mengatakan “diet memiliki dua arti: menghindari yang menyebabkan penyakit dan menghindari apa yang menambah penyakit. Adapun yang pertama dalah diet untuk orang sehat sedangkan yang kedua adalah diet untuk orang sakit”

Sungguh suatu keajaiban bahwa ajaran Nabi tentang diet selaras dengan kesimpulan-kesimpulan kedokteran modern yang mendefinisikan diet sebagai saran untuk memberikan nutrisi spesifik bagi orang sakit atau perintah untuk tidak mengonsumsi jenis makanan dan minuman tertentu yang jelas-jelas beresiko membuatnya sakit.

Diet dianggap sebagai bagian pengobatan dalam berbagai kasus, setiap penyakit mempunyai diet atau aturannya sendiri. Rasul menunjukan pentingnya diet ketika masa pemulihan, beliau mengajarkan bahwa orang sakit harus makan makanan bagi orang sakit.

Jelai adalah makanan pokok oran Hijaz karena gandum jarang tersedia disana. Karena itulah talbinah dibuat dari tepung jelai. Berbagai sumber medis modern membenarkan anjuran konsumsi sup jelai untuk diet dan sebagai makanan ringan yang mudah dicerna, jelai tumbuk yang sudah dipisahkan sekamnya dan dimasak dalam air atau susu kemudian diberikan kepada orang yang menderita sakit jiwa dan anak-anak. Disarankan bagi mereka yang sakit, diserang demam, nafsu makan turun, atau pencernaan bermasalah.

Contoh lain ajaran Nabi berkenaan dengan diet adalah pasien tidak boleh dipaksa makan atau minum jika dia tidak merasa ingin. Diriwayatkan bahwa Uqah bin Amir Al-Juhani berkata “Rasulullah bersabda ‘ jangan memaksa orang yang sakit untuk makan dan minum, sebab Allah yang memberinya makan dan minum’” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi).

Ibnu Qayyim berkata kebanyakan dari orang yang sakit, mereka tidak memiliki nafsu makan sebab tubuhnya sedang sibuk melawan penyakit.

Dr. adil Al-Azhari dalam ulasan Hamisy Kitab At-Tibb An-Nabawi li Ibnu Qayyim mengatakan “kebanyakan penyakit diikuti dengan gejala nafsu makan. Adapun memaksa memberi makan pasien dalam kasus-kasus demikian akan menimbulkan bahaya baginya karena sistem pencernaanya belum mampu bekerja sebagaimana mestinya.

Hal tersebut akan menyebabkan salah cerna bahkan memperparah sakitnya. Setiap pasien memiliki makanan khusus yang harus dia konsumsi, makanan yang harus mudah dicerna dan diberikan dalam jumlah sedikit. Salah satu tanda kesembuhan adalah kembalinya nafsu makan pasien.”

Dr. An-Nasimi menguatkan “salah satu kebijakan Allah adalah menetapkan adanya simpanan energy tertentu dalam tubuh yang digunakan saat sakit, sehingga penanggung jawab perawatan pasien jangan terlalu memikirkan hilangnya nafsu makan pasien selama sakit. Boleh jadi, perut tidak sanggup menanggani makanan secara berlebihan atau bahkan tidak sanggup menerima makanan sama sekali.

Hal ini terkadang menyebabkan mual dan muntah. Oleh karena itu, tidak diperbolehkan memaksa pasien untuk makan jika dia tidak ingin makan

Sumber: Yusuf Al-Hajj Ahmad.2016.Panduan Pengobatan Islami.Solo:Aqwam

Oleh : Wafa Raihany Salam
NIM : 41802025
Asal Kampus : STEI SEBI