Dinas perkebunan Jatim meningkat kan tanaman tebu di Jawa timur

0

Jatim – Dinas perkebunan prov jatim Upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman tebu di Jawa Timur terus dilakukan. dengan melakukan panen perdana 7 klon unggul harapan tanaman tebu di Desa Sambiroto Kabupaten Mojokerto,

Varietas baru tersebut ditanam di lahan seluas 1.455 Ha. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur ,kepala Dinas perkebunan Ir Karyadi.M,M menyampaikan optimismenya dengan hasil panen tersebut. Sebab 7 klon tersebut memiliki potensi rendemen sampai 10 persen, lebih tinggi dibandingkan panen sebelumnya yang hanya mencapai 7 – 8 rendemen.

Dinas Perkebunan Provinsi Jatim mencatat, luasan area tebu di Jatim seluas 180 ribu hektar itu mampu menghasilkan panen sebanyak 12,9 ribu ton. Sedang kebutuhan gula mencapai 19 ribu ton. Artinya masih ada kekurangan.

“Dengan adanya panen perdana dengan luasan lahan yang semakin sempit namun memiliki kualitas yang bagus saya yakin akan memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Jatim,” ujarnya.

Panen Perdana 7 Klon Tanaman Tebu sendiri, sebut berkat dukungan dan partisipasi seluruh stakeholder, utamanya “Mudah mudahan jika ini bisa digerakkan di seluruh Jawa Timur tentunya kebutuhan gula hasil dari panen tebu ini akan meningkat,” ungkapnya.

Kepala dinas perkebunan jatim Ir Karyadi M,M berharap, hasil panen 7 klon tanaman tebu di Jatim tersebut menjadi awal kebangkitan peningkatan kesejahteraan tebu di Jawa Timur. “Semoga Panen Perdana 7 Klon ini menjadi awal kebangkitan,” jelasnya.

menegaskan, Pemprov Jatim melalui Dinas Perkebunan Prov. Jatim senantiasa akan terus memfasilitasi segala kebutuhan para petani tebu. Dirinya berharap, para petani tebu tidak menjadi buruh tani lagi.

“Kami akan berupaya dan berkomitmen agar petani tebu di Jatim bisa makmur dan sejahtera. Jangan sampai petani tebu menjadi buruh tani. Maka, kami yakin dengan rendemen 10 ini bisa berlanjut di daerah lain di tengah keterbatasan luasan tanam,” ungkapnya.

Sementara potensi bobot tebu sebesar 150 ton/hektar. Namun ada juga rendemennya mencapai 12. Maka, jika dikonversikan totalnya bisa mencapai 12-15 ton per hektar.

Akan tetapi, hasil dari 7 klon varietas tebu ini nantinya harus diuji sesuai karakter wilayah di Jatim mana wilayah yang tepat. “Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan dari Pemprov Jatim melakukan kerjasama dengan PTPN X dan UMG, sehingga hasil panen selanjutnya bisa mencapai hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, kepala dinas. Perkebunan prov jatim mengatakan, panen tebu ini merupakan bentuk kerjasama semua pihak. Sehingga, penanaman bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil optimal.

Pihaknya ingin sebuah sinergitas dan kekompakan. Mulai pemilihan bibit tebu, pemilihan lokasi tanam hingga meningkatkan produktifitas tebu dan petani.

“Saya menjamin, PTPN X akan terus berkomitmen meningkatkan produktifitas dan kualitas tebu. Sehingga target swasembada bisa tercapai mulai dari tanam, giling hingga panen,” katanya.

Ningsih