Dinas Peternakan Provinsi Jatim Mengadakan Bimbingan Teknis Budidaya Kambing dan Domba

0


Jatim – Dinas Peternakan provinsi Jawa Timur melaksanan kegiatan Bimbingan teknis (Bimtek) budidaya kambing/domba, yang dihadiri 50 peserta peternak kegiatan APP tahun 2019, di KUD Sepuh Gembol Ds Sepuh Gembol Kec Wonomerto PT. Agro Great Indoberkah pada tanggal (30 April 2019)

Hadir dalam Bintek Kepala Dinas Pertenakan Provinsi Jatim, Drh WEMMI NIAMAWATI.MMA dan beserta narasumber Budidaya kambing/domba Direktur PT AGI ( Drh Heryo Sasikirono).

Pada kesempatan tersebut, Kepala dinas Pertenakan Provinsi mengatakan, Kegiatan APP bidang peternakan sudahi dilaksanakan sejak tahun 2017, dimana pada tahun tersebut ada sekitar 20 kelompok dilima kabupaten yaitu. Tuban, Bojonegoro, Situbondo, Bondowoso, dan Probolinggo.

“Pada tahun 2018 hanya ada satu kabupaten Bojonegoro sebagai lokasi penerima kegiatan program APP di kabupaten Lamongan”, katanya.

Dikatakannya, Kegiatan program APP memiliki tujuan untuk mengembangkan kelompok masyarakat miskin yang berpotensi melalui usaha peternakan produktif. Kelompok masyarakat Polmas mendapat bantuan sarana dan prasarana produksi yang bersifat hibah.

” untuk bidang peternakan kelompok akan diberikan paket ternak kambing,berupa bibit kambing,pakan dan obat-obatan seperti paket tersebut selanjutnya akan menjadi aset pokmas untuk di manfaatkan dan di kembangkan oleh anggota kelompok sebagai suatu usaha pertenakan”.ujar WEMMI.

Lebih lanjut Dia menjelaskan, dalam hal ini, Pemerintah menyadari bahwa bantuan tersebut nilainya tidak terlalu besar dan dimaksud sebagai pemicu sekaligus pemacu bagi kelompok untuk usaha ekonomi produktif secara berkelanjutan yg di pergunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Tujuan untuk meningkatan wawasan ketrampilan anggota kelompok seperti penerimaan bantuan AAP itu juga wajib memberikan pelatihan Workshop, bimbingan teknis budidaya kambing dan domba yang salah satunya kegiatan APP di bidang pertenakan”,katanya

Menurut Kadis Peternakan, Bimbingan teknis budidaya kambing/domba pada tahun 2019 sengaja di laksankan di lokasi karena agar kelompok penerima dapat mempratek kan secara langsung tentang budidaya kambing/domba sehingga kelompok akan jelas kan oleh narasumber dan para instruktur lapang tentang pengolahan pakan dan pengolahan limba.

Pada saat di laksanakan bimbingan teknis saya harapkan kelompok peternak bisa menerima paham dan terampil dalam melihara kambing / domba dan juga agar ternak berkembang Biak dengan baik

Perlu kami jelaskan, saat menerima ternak kambing dan domba tersebut ada masa garansinya selama lima hari apabila ada kematian dapat di ganti oleh pihak penyediaan.

Demikian yang dapat kami sampaikan semoga pelaksanaan bimbingan teknis bisa berjalan lancar dan dapat di terima dengan baik pada usaha ternak kambing dan domba yang di kelola oleh kelompok dapat meningkat pendapatannya.papar WEMMI.

(Yoyok)