Ekonomi islam meningkatkan tatanan hidup dimasa pandemi

0

Oleh: Nur Arviah
Mahasiswi STEI SEBI

Saat ini negara kita sedang ada dalam masa pandemi, yang dimana keadaan ekonomi sedang tidak stabil, lalu manajemen apa yang kita butuhkan untuk menstabilkan negara kita saat ini? Bentuk upaya yang sudah kita terapkan saat ini untuk mengurangi penyebaran wabah ini dengan social atau physical distancing, namun sayangnya hal ini berpengaruh pada penurunan aktivitas ekonomi secara keseluruhan.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, umat Islam dapat memberikan peran terbaiknya melalui berbagai bentuk atau model filantropi dalam Ekonomi dan Keuangan Syariah. Peran ini diharapkan dapat mengatasi guncangan ekonomi yang terjadi dan seluruh masyarakat, khususnya umat muslim, dapat ikut serta berkontribusi dalam memulihkan guncangan tersebut.

Di antara solusi yang dapat ditawarkan dalam kerangka konsep dan sistem Ekonomi dan Keuangan Sosial Islam adalah:

Memberikan bantuan secara tunai, yang berasal dari zakat, infak, dan shodaqoh, Hal ini dapat meringankan beban masyarakat, karena bentuk kebutuhan masyarakat beraneka ragam macamnya, oleh karena itu melalui lembaga zakat, infak, dan shodakoh bisa dikelola dan disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan.

Bantuan modal usaha unggulan saat krisis. Di tengah-tengah krisis, tidak sedikit sektor usaha atau Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berjuang agar tetap eksis. Usaha ini seringkali sulit bertahan karena keterbatasan permodalan. Keberadaan UMKM sebagai kelompok non-muzakki adalah kelompok yang sangat rentan untuk jatuh ke dalam jurang kemiskinan dan kebangkrutan karena goncangan atau hantaman ekonomi. Oleh karena itu pemberian modal pada usaha dijadikan sebagai sarana mengurangi dampak krisis. Pemberian modal ini dapat dilakukan dengan beberapa alternatif kebijakan seperti pemberian stimulasi tambahan relaksasi perbankan syariah dan restrukturisasi atau penangguhan pembayaran kredit/pembiayaan.

Mungkin masi banyak program program yang bisa kita terapkan untuk mreningkatkan kualitas ekonomi, jika semua itu terealisasikan maka surplus ekonomi terbentuk kembali dan membantu percepatan pemulihan ekonomi.