Fraksi PDI Perjuangan Desak Walikota Depok Transparan Atas Laporan Dana Covid-19

0

DEPOK – Hj. Indah Ariani, SH, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok mendesak Walikota Depok agar transparan dalam memberikan laporan dana Covid-19.

Di tengah kesibukannya, Hj. Indah Ariani masih tetap peduli membantu masyarakat yang terdampak Covid-19 melalui penyemprotan disinfektan kepada masyarakat secara cuma-cuma.

“Ini adalah salah satu bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19,” pungkasnya.

Ia pun mengatakan, dikarenakan atas rasa peduli terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19, maka dalam penggunaan anggaran Covid-19 tersebut seharusnya Walikota Depok itu harus transparan.

“Fraksi PDI Perjuangan mengusulkan Pansus terhadap dana penanggulangan Covid-19 untuk memastikan apakah bantuan tersebut sudah tepat sasaran dan apakah pengelolaan anggaran tersebut sudah transparan,” imbuh Hj. Indah saat dimintai keterangannya, Senin (22/6/2020).

Masih katanya, beberapa hari lalu, ada anggapan bahwa dalam penggunaan anggaran Covid-19 dianggap tidak transparan dan Kepala BKD menganggap tidak mengerti permasalahan tersebut.

“Sahabat kami Imam Turidi beberapa hari lalu membuka permasalahan anggaran penanggulangan Covid-19 di Kota Depok dan oleh Kepala BKD dianggap kami tidak mengerti permasalahan tersebut,” ketusnya.

Hj. Indah menegaskan, Anggota Dewan itu mempunyai tiga (3) kewenangan, yakni Pengawasan, Penganggaran dan Pembentuk Peraturan Daerah. Hal itu jelas dalam regulasi sudah dituangkan.

“Jadi tidak elok sekelas seorang Kepala BKD menganggap dewan tidak mengerti permasalahan tersebut. Kami mengerti kok tapi yang tidak kami mengerti kenapa Pemkot Depok tidak transparan dan anggaran yg dilaporkan ke Dewan hanya secara gelondongan,” herannya.

Selain itu, sambungnya, saat Alat kelengkapan Dewan meminta rincian atas detail anggaran tersebut digunakan untuk apa saja di tiap dinas namun, hingga sampai hari ini tidak ada yg memberikan rincian dari penggunaan anggaran tersebut, termasuk ke Badan Anggaran DPRD

“Kenapa Pemkot Depok merasa takut membuka secara transparan ke publik terkait penggunaan anggaran tersebut? Hal ini malah menimbulkan kecurigaan yg luar biasa. Bilamana Dinas terkait sudah benar dalam menggunakan anggaran tersebut maka, Pemkot Depok tidak usah khawatir dan takut membukanya secara transparan,” tandasnya. (JIMMY)