Gubernur Jatim Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

0

Jatim – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Gedung Negara Grahadi, Senin (1/6). Upacara yang dipimpin Presiden RI Djoko Widodo, mengangkat tema “Pancasila Dalam Tindakan Melalui Gotong Royong Menuju Indonesia Maju”.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan persatuan dalam mengatasi semua tantangan, menggerakkan rasa kepedulian untuk saling berbagi, memperkokoh persaudaraa dan kegotongroyongan serta menumbuhkan daya juang dalam mengatasi setiap kesulitan dan tantangan.

“Pancasila harus terus menjadi nilai yang hidup dan bekerja dalam kehidupan kita, dalam mengambil kebijakan dan keputusan pemerintah untuk melayani masyarakat tanpa membeda-bedakan kelompok ras dan agama,” katanya.

Presiden juga mengajak seluruh elemen bangsa dimanapun berada dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai pulau Rote untuk terus memperkokoh tali persatuan dan persaudaraan, saling membantu, saling menolong dan saling bergotong-royong, serta selalu optimis dalam menghadapi setiap tantangan yang menghadang.

Lebih lanjut dikatakannya, tantangan yang dihadapi saat ini tidaklah mudah, tahun ini atau bahkan tahun depan situasi yang sulit masih akan dihadapi, situasi yang memerlukan daya juang sebagai bangsa yang memerlukan kerja keras agar mampu melewati masa sulit setelah pandemi Covid-19 ini.

“Sebanyak 215 negara di dunia berada dalam kondisi seperti kita, semua dalam kesulitan tapi kita juga harus menyadari semua negara tengah berlomba-lomba untuk menjadi pemenang dalam pemulihan ekonominya,” tambahnya.

Menurutnya, sebagai bangsa yang besar harus tampil sebagai pemenang, harus optimis, harus mampu menciptakan peluang di tengah kesulitan, harus menjawab semua itu dengan inovasi dan karyanya, tidak boleh berhenti berkreasi berinovasi dan berprestasi.

“Mari kita buktikan ketangguhan kita, mari kita menangkan masa depan kita, kita wujudkan cita-cita luhur para pendiri bangsa sebagai saudara, sebangsa dan setanah air, mari kita terus memperkokoh persatuan, mari kita peduli dan berbagi untuk sesama, mari kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang kuat, bukan hanya mampu menghadapi tantangan tetapi bangsa yang memanfaatkan kesulitan menjadi sebuah lompatan kemajuan,” ujarnya.

Ningsih/yoyok