Implementasi Perda Ketahanan Keluarga, Depok Tambah Keberadaan Kampung KB

0

Walikota Depok KH Muhammad Idris mengungkapkan, Meskipun pembuatan Kampung KB di 63 kelurahan telah diselesaikan sesuai arahan pemerintah pusat. Pemerintah Kota Depok terus menambah keberadaan kampung KB tersebut

“hal ini upaya menimplementasikan Perda Ketahanan Keluarga. Dan sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD kota Depok. Kita akan kejar lagi pembuatan Kampung KB di 63 kelurahan se-Kota Depok,” ujarnya usai meresmikan Kampung KB Melati RW 11, Kelurahan Cilangkap, Tapos, Kamis (12/09/2019).

Dikatakan Idris, di beberapa kecamatan sudah ada yang menuntaskan pembuatan Kampung KB. Seperti di Beji, yang sudah memiliki 12 Kampung KB di 6 kelurahan.

“Tahun 2021 kita targetkan harus memiliki 126 Kampung KB. Dan terus mempercepat pembuatan Kampung KB, evaluasi juga terus dilakukan agar Kampung KB benar-benar dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, Kampung KB adalah program strategis untuk mengimplementasikan kegiatan prioritas pembangunan seperti program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi, dan lainnya.

” keberadaan Kampung KB diyakini dapat meningkatkan kualitas dan tujuan apa saja yang ingin diraih masyarakat di masa depan”ujar Idris

Dirinya berharap secepat mungjin dapat mewujudkan tujuan dibentuknya Kampung KB. Guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program KKBPK serta pembangunan sektor terkait demi mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Nessi Annisa Handari menuturkan, melalui program Ketahanan Keluarga diharapkan anak-anak mendapatkan kenyamanan dan perlindungan dari orangtua secara maksimal.

Meski demikian, katanya, dalam ketahanan keluarga tidak hanya fokus kepada anak. Namun, juga menaruh perhatian ke keluarga tempat anak bernaung.

“Yang paling utama pembentukan program Ketahanan Keluarga yang menjadi prioritas guna membangun lingkungan yang baik buat anak,” papar Nessi diBalaikota.(Hrln)