Jangan Sampai Work From Home Membunuh Kreativitas dan Semangat Bekerja

0

Sketsa – Semua orang saat ini merasakan rasa khawatir yang terus menghantui akan meledaknya jumlah pasien yang terjangkit Covid 19 atau yang sering disebut Corona. Tentu saja Pemerintah sudah melakukan upaya terbaik dan semua komponen masyarakat juga mendkung upaya pencegahan agar tidak terlalu besar seperti negara – negara yang sudah kewalahan menghadapi gelombang serangan covid 19 yang cukup mematikan tersebut. Belum lagi banyaknya berita – berita yang cukup meresahkan masyarakat akhirnya rasa cemas pun selalu menghantui warga masyarakat.

Walaupun pemerintah menganjurkan untuk bekerja dari rumah namun tetap saja tidak bisa menghapusakan rasa cemas atau khawatir jika kedepannya nanti banyak korban yang terjangkit virus Corona dan kita juga ikut terjangkit virus tersebut, karena tidak ada jaminan tubuh kita bisa bertahan menghadapi virus tersebut atau tidak. Apalagi bagi para orang yang pernah mempunyai riwayat sakit pernafasan, sedang memiliki sakit pernafasan atau penyakit kronis laiinya. Menurut beberapa sumber mengatakan bahwa rata – rata pasien yang meninggal itu mempunyai riwayat penyakit kronis penyerta seperti diabetes, jantung, gangguan pernafasan dan lain – lain.

Work Form Home adalah salah satu kegiatan pencegahan mengurangi penularan Covid19, karena dengan ini maka interaksi antar pekerja akan berkurang sehingga hal ini dapat memutus rantai penularan Covid19, namun tentunya ada satu efek samping dari WFH yaitu kejenuhan dan hilangnya depresi akibat terlalu mengkhawatirkan pnyebaran virus Corona, hal ini menyebabkan Stress dan Depresi yang membuat orang tidak bisa mengembangkan kreatifitasnya. Bagi yang bekerja sesuai aturan pastinya mungkin bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan mudah, berbeda dengan orang yang bekerja dengan menggunakan kreatifitas nya seperti designer, pencipta lagu, seniman dan lain – lain. Pastinya masalah tersebut menghambat kreatifitasnya dalam bekerja.

Saya sendiri mengalami hal tersebut, sebagai pembuat website dan designer grafis saya merasakan langsung dampak tersebut, akibat terlalu sering mengkhawatirkan penularan virus Corona, hal tersebut membuat saya cemas berlebihan, akibatnya untuk bekerja saja saya diselimuti oleh rasa cemas dan tidak bisa mengembangkan kreatifitas saya kedalam pekerjaan saya.

Saya selalu melihat berita mengenai virus Corona di berbagai media, namun dari sekian banyak berita yang saya simak belum banyak kabar baik mengenai kasus virus ini, hal itu menyebabkan saya merasa khawatir jika virus tersebut sampai menulari saya ataupun keluarga saya. Berbagai nasihat saya sampaikan ke keluarga saya agar lebih menjaga jarak kepada orang asing, agar mengurangi resiko penularan tersebut, karena walaupun satu keluarga dirumah namun ada satu yang sering keluar rumah untuk berinteraksi dengan orang lain, satu keluarga itu masih mempunyai potensi untuk tertular virus tersebut, maka dari itu saya tetap merasa khawatir walaupun saya bekerja dari rumah.

Namun saya sadar betul bahwa rasa khawatir dan cemas apa lagi sampai depresi itu tidak membantu banyak, bahkan malah mengganggu kesehatan saya, karena saya cemas kemungkinan saya gampang sakit itu lebih besar. Jadi saya melakukan beberapa usaha agar saya bisa mengecilkan atau menurukan rasa khawatir saya agar tidak berlebih, beberapa hal saya lakukan untuk mengembalikan semangat saya dalam bekerja dari rumah, agar pikiran saya tetap positif dan semangat dalam bekerja, karena mental kita tidak boleh down dikala virus ini mulai menyebar. Siapapun kita harus tetap berfikir jernih dan positif agar semua masalah yang timbul bisa kita tangani dengan baik. Berbeda jika kita bekerja dalam kondisi cemas, khawati dan depresi, maka segala keputusan yang diambilpun akan beresiko bahkan fatal.

Tentunya anda bisa membuat sesuatu yang bisa membangkitkan motivasi anda sendiri, kita mungkin tidak disarankan keluar rumah namun kita harus bisa melakukan sesuatu ang bermanfaat dari rumah. Media internet baik itu medsos atau yang lain adalah salah satu sarana untuk kita saling mendukung bukan malah menghujat atau mengkritik kebijakan, hal ini yang membuat yang lain makin khawatir disaat seperti ini dimana semua butuh dukungan dan support malah saling hujat menghujat.

Makanya, ayo kita lakukan hal yang berguna kita banjiri media sosial dengan berita baik agar masyarakat bisa mempunyai pikiran positif dengan tetap berusaha mengurangi resiko penularan virus yang sudah dianjurkan. Jadi sadari kita tidak mempunyai banyak usaha kecuali saling mendukung dan tetap dirumah jaga keluarga dan terapkan perilaku hidup bersih.

Penulis :yani Mahasiswi STEI SEBI