Kasus Pencabulan, Kini Pelaku Jadi Tahanan Kejari Situbondo

0

SITUBONDO- Sejak 16 agustus 2018 kasus pencabulan yang sempat geger di kabupaten situbondo, sekarang sudah mulai mendapatkan kejelasan hukum.

Korban Dugaan Pencabulan inisial R yang menjadi Tersangka inisial DGM yang dikawal Gp Sakera bersama S One hari ini sudah menjadi tahapan pelimpahan P21 tahap 2 dan menjadi tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo. Hal ini juga patut diapresiasi Kejari Situbondo dan Unit PPA Satreskrim Situbondo.

Korban yang ditemani oleh ibundanya mengadakan pengaduan kepada GP SAKERA agar untuk mendampingi kasusnya yang sudah di laporkan dengan No Laporan: LP/K/268/X/2017/JATIM/RES SITUBD tanggal 19 Oktober 2017.

Kasus ini bermula ketika korban R yang masih di bawah umur berpacaran dengan Tersangka DGM dan melakukan hubungan badan hingga hamil, namun menurut Ibunda Rs kasus ini di laporkan karena DGM tidak mau bertanggungjawab.

GP Sakera dan S One mendapatkan pengaduan tersebut langsung berkoordinasi dan mengawal kasus ini sejak Penyelidikan.

Kasus ini terbilang cukup rumit, namun kerja keras Penyidik Unit PPA dan Kejaksaan akhirnya P 21 dan hari ini Kamis ( 16/8 ) P21 tahap 2 dilaksanakan dan Tersangka dan barang bukti di serahkan ke Kejaksaan Negeri Situbondo. Penyerahan dan Pelimpahan kasus ini telah di terima oleh Jaksa Sofi Yuliana SH dari pihak Polres.

“Kasus ini sudah kami terima dan Tersangka langsung kani tahan untuk selanjutnya kami akan daftarkan di Pengadilan Negeri Situbondo untuk proses hukum selanjutnya ” tegasnya kepada Tim S One.

Kepada tim S-one Jhony Sh selaku kuasa hukum dari DGM menyampaikan “akan terus mengikuti proses hukumnya. tidak mau dibenturkan dengan hukum, tugas saya adalah membela hak-hak hukum dari tersangka,bukan untuk membela kasusnya” pengacara yang akrab dipanggil bang Jhony.

Ibu Meri yang mendapatkan kabar ini mengaku sangat bahagia ” Saya ucapkan banyak terima kasih kepada Polisi dan juga Kejaksaan terutama dengan GP Sakera dan S One yang sejak awal membantu mengawal kasus ini tanpa meminta imbalan hingga keadilan untuk anak saya bisa kami rasakan ”

Sementara itu Syaiful Bahri selaku Ketum GP Sakera (Gerakan Perlawanan Situbondo Anti Korupsi Edukasi Resistensi dan Advokasi) dan Pembina S One mengatakan ” Saya sangat mengapresiasi kinerja Polres dalam hal ini Unit PPA Reskrim Situbondo serta Kejaksaan dan juga teman teman S One karena sudah bekerja keras untuk mengungkap kasus ini, Semoga saja dengan kasus ini bisa memberi pelajaran kepada kita semua agar berhati hati dalam setiap pergaulan terutama pengawasan orang tua kepada putra putrinya “. ( Hfz)