Keluarga Alm YFS Datangi Polresta

0

SORONG-Tidak terima kematian anaknya Brigpol YFS anggota Brimob Detasemen C Sorong yang dikatakan gantung diri, keluarga Alm Brigpol YFS mendatangi Polres Sorong Kota untuk menyampaikan dan menyanakan sudah sampai dimana penyidikan atas meninggalnya Brigpol YPS pada tanggal 29 Agustus 2018 lalu.

Keluarga Alm yang mendatangi Polres Sorong Kota didampingi pengacaranya,Osner Johnson Sianipar SH.

Pengacara Osner Johnson Sianipar SH perkara ini sudah ditingkatkan menjadi sidik atau penyidikan pada bulan Januari 2019.

Dikatakan, kedatangan dirinya ( pengacara -red) bersama keluarga ke Polres Sorong Kota Rabu,(13/2/19) untuk menyampaikan agar perkara ini sungguh sungguh di proses wajib hukumnya dicari sebab musabab kematian dan docari pelakunya.

” Korban seorang anggota kepolisian.Kami tidak percaya dia bunuh diri,” tegasnya.

Dijelaskan pengacaranya, banyak kejanggalan yang ditemui saat korban ditemukan tewas gantung diri.

Dikatakan Osner Sianipar, ketika seseorang melihat orang lain gantung diri otomatis yang melihat pertama akan berteriak keras keras meminta tolong,tetapi tidak ada minta pertolongan sama sekali bahkan di tolong sendiri.

Ditanya saksi saksi yang bisa dimintai keterangan menurut Osner dan sudah disampaikannya kepada penyidik bahwa anak almarhum merupakan saksi kunci walaupun anak tersebut masih berusia 6 tahun namun paling tidak dapat ditanyakan terkait kejadian yang anak itu lihat, diketahui maupun yang didengarnya.

” Saksi itu ada 2 jenis yaitu saksi yang disimpah atau saksi sebatas didengar keterangannya,” kata Osner kepada awak media di Mako Polres Sorong Kota.

Dikatakan pengacara Osner Johnson Sianipar SH, meyakinkan bahwa penyidik bekerja profesional untuk mengungkap kasus ini. Terbukti pihak penyidik sudah langsung berangkat ke Jakarta untuk mendengarkan keterangan anak tersebut dan dari situlah dirinya bahwa penyidik itu bekerja secara proporsional dari awalnya lidik ditingkatkan jadi sidik atau penyidikan.

” Lambat atau cepat saya optimis akan terungkap pelakunya.Kemidian dari pihak kepolisian akan bertanggung jawab sesuai OSP tugas hingga mencapai titik terang siapa pelaku sebenarnya.

Ditanya upaya dirinya menangani perkara ini menurut Osner, upaya selanjutnya yaitu akan mendorong, mengejar dan mengawal perkara ini sampai terungkap.

” Saya memang tidak memiliki target karena saya lebih tahu tentang proses ini,” tegasnya.

Pengacara menyampaikan kepada pihak keluarga agar menanti penyidikan berjalan sesuai SOP kepolisian kemudian jangan di desak.

Ditegaskan lagi,kalaupun nantinya menganggap masih ada kejanggalan dan kecurigaan saya akan bawa perkara ini sampai ke Mabes Polri.(jos)