Kembali Beroprasi, Ojol Depok Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

0


Depok – Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan Pemerintah sudah memperbolehkan driver ojek online (ojol) kembali mengangkut penumpang di kawasan yang tidak termasuk kategori Pembatasan Sosial Kampung Siaga (PSKS) atau zona merah.

Mereka juga wajib menerapkan protokol kesehatan yang berlaku dan mengikuti aturan yang tertuang dalam pakta integritas yang telah ditandatangani bersama.

“Ada eberapa protokol kesehatan sudah menjadi komitmen bersama yang wajib dipatuhi. Maka kami ingatkan untuk beroperasi pada area yang diperbolehkan di luar wilayah PSKS,” ujar Mohammad Idris saat menyampaikan perkembangan Covid-19 di Kota Depok, (07/07/20).

Adapun lanjut Idris, ada ketentuan aplikator ojol yang harus diterapkan diantaranya, sanggup melakukan pengaturan sistem aplikasi khusus area yang diperbolehkan, sertasanggup menyiapkan alat pembatasan antara penumpang dan pengemudi.

Kemudian, sanggup melakukan pengawasan terhadap mitra, sanggup menyiapkan sistem yang dapat mengubah kendaraan yang semula roda dua menjadi roda empat bila tujuan penumpang merupakan zona merah, sanggup menyiapkan pelindunh rambut (haircap) bagi pengguna ojek online.

“Sanggup menyiapkan check point kesehatan di beberapa tempat dengan menyediakan disinfektan, hand sanitizer, dan pengukur suhu, dan hasil pemeriksaan dapat ditampilkan dalam aplikasi,” ucapnya.

Selain itu kata Idris, untuk ketentuan bagi mitra ojol di antaranya dalam keadaan sehat dan tidak terdaftar sebagai kasus positif, Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (ODP), sanggup menerapkan protokol kesehatan. Yaitu menggunakan masker, sarung tangan, jaket lengan panjang, dan hand sanitizer.

Selanjutnya, sanggup menggunakan pembatasan antara pengemudi dan penumpang. Lalu, sanggup menggunakan helm dan membersihkan dengan disinfektan, sanggup menyediakan pelindung rambut (haircap) bagi pengguna ojol.

“Terakhir, sanggup membersihkan motor dengan disinfektan, dan sanggup beroperasi pada area yang diperbolehkan atau di luar zona merah,” papar Idris.

Dirinya pun berpesan kepada para penumpang untuk menggunakan helm sendiri. Selain juga tetap menjaga protokol kesehatan saat menggunakan ojol.

“Penularan Covid-19 dapat terjadi dimana saja, komitmen menerapkan protokol kesehatan adalah kewajiban dan kebutuhan setiap pribadi, untuk itu mari saling menjaga di antara kita,” tegasnya. (Dris)