Kena Senggol,Kota Sorong Sempat Tegang

0

SORONG-Kota Sorong yang didiami banyak suku,agama dan istiadat serta bermacam karaktet sebenarnya aset bagi pemerintah daerah untuk sama sama membangun.

Dari banyaknya kesaragaman suku dan agamq serta adat istiadat ada juga dari antara suku itu atau oknum memiliki temperamen tinggi membuat cepat emosi,seperti yang terjadi beberapa hari yang lalu akibat ulah dari seorang oknum sopir angkot tidak sengaja menyenggol pejalan kaki.

Pejalan kaki tersebut tidak terima perlakuan oknum supir dan pada saat itu juga terjadi baku adu mulut hingga meluas ke suku.

Melihat suku dari sang supir mengamuk dengan membawa sajam,membuat suku yang lain (yang di senggol-red) tidak terima dan terjadi perkelahian antar suku.

Dari pantauan media ini,Kota Sorong sempat tegang karena pihak aparat kepolisian memutar balik arus lalulintas tidak di perbolehkan melintasi jalan besar tempat dua suku bertikai.

Peristiwa tersebut dikawal aparat kepolisian serta memberitahukan ke masing-masing kepala suku dengan tujuan untuk berdamai.

Dengan pertemuan yang di mediasi Kapolres Sorong, di esok harinya yakni Sabtu 12 September 2020 telah menghasilkan kata sepakat untuk berdamai.

Pantauan media ini,situasi keamanan di Kota Sorong sudah berjalan normal seperti biasa.(joharman silaen)