Kepala UPT Dinas PUPR Sebut Kontraktor Depok ‘Miskin’

0

Depok – Kepala UPT 1 Dinas PUPR Kecamatan Sawangan Depok sebut kontraktor Depok hanya memiliki modal usaha yang pas-pasn ,’miskin’.

Hal ini dikatakan Dea Selaku Kepala UPT Sawangan Depok, saat dimintai tanggapannya terkait sulitnya pengusaha Depok yang hendak mengurus proses pencairan hasil pekerjaan proyeknya pada dinas PUPR Depok.

“Memang berkas belum lengkap kali kang”, ujar Dea Selaku Kepala UPT Sawangan Depok kepada Wartawan via what app salular (26/10)

Menurutnya semua proses pencairan hasil pekerjaan proyek sudah berjalan.katanya.

Terkait masih adanya pihak kontraktor yang mengeluh sulitnya mencairkan hasil pekerjaan proyek.

“Karena modalnya pas-pasan kang”, singkat Dea.

Diketahui menyusul dengan ditetapkannya Perpres 16/2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, Pemkot Depok telah mengeluarkan Perwal No. 64 THN 2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa.

Dalam hal ini banyak Kontraktor Depok mengeluh sulitnya melakukan proses pencairan disebabkan dinas belum memiliki format baru perubahan Perpres 16/2018 yang dikeluarkan pada bulan Juli lalu.

Seperti yang dikatakan Nuraeni Widayatti selaku Kepala Bagian Pembangunan Setda Depok bahwa Perwal tersebut dikeluarkan karena masih dibutuhkan pedoman pelaksanaan dalam rangka penyelenggaraan pengadaan barang dan jasa dilingkungan Pemerintah kota Depok.

Pada perwal tersebut lanjut Widayatti, terdapat lampiran bentuk dan format berita acara pelaksanaan barang dan jasa yang akan menjadi acuan bagi PPK dalam proses administrasi pekerjaan.katanya. (DOT)