Kepolisian Diminta Tindak Tegas Deb. Collector Yang Resahkan Warga Di Bondowoso

0

Bondowoso| Sketsaonline. com – Sejak tahun 2012, Kementerian Keuangan telah mengeluarkan peraturan yang melarang leasing atau perusahaan pembiayaan untuk menarik secara paksa kendaraan dari nasabah yang menunggak kredit kendaraan.

Hal itu tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.130/PMK.010/ 2012 tentang pendaftaran Fidusia bagi perusahaan pembiayaan yang dikeluarkan tanggal 7 Oktober 2012.

Dengan adanya peraturan Fidusia tersebut, pihak leasing memang tidak dapat mengambil kendaraan secara paksa, tapi hal tersebut akan diselesaikan secara hukum. Artinya, kasus tersebut akan disidangkan, dan pengadilan akan mengeluarkan surat keputusan untuk menyita kendaraan tersebut.

Dengan demikian, kendaraan itu akan dilelang oleh pengadilan, dan uang hasil penjualan kendaraan melalui lelang tersebut akan digunakan untuk membayar utang kredit dimaksud ke perusahaan leasing, lalu uang sisanya akan diberikan kepada komsumen.

Akan tetapi keberadaan Debt. Collector di Bondowoso saat ini semakin meresahkan Masyarakat bahkan tak sedikit yang menjadi korban penjarahan berprilaku seperti para Begal yang memaksa merampas motor/mobil korban.

Dan kali ini yang menjadi sasaran adalah salah satu warga Kel. Sekarputih Kec. Tegalampel, Bb (inisial) akan tetapi masih beruntung motor yang ia kendarai selamat dari target para begal tersebut.

Kronologisnya Jum’at (25/10), sekitar pukul 14.00 Wib sepulang dari Dispenduk tepatnya arah utara Warung Kopi sebelum Pom Bensin Taman Sari merupakan tempat nongkrongnya gerombolan para penjarah jalanan alias Debt collector saat sedang mengincar motor para korban,

” saat saya melintas spontan saja mereka mengejar bahkan ikut berhenti di Pompa BBM Taman Sari saat Saya hendak mengisi BBM, ” Ujar Bb.

Namun kata Bb, usai isi BBM dan saat Dirinya ingin melanjutkan perjalanan, kemudian para penjarah tersebut kembali mengejar bahkan salah satu dari Mereka sengaja memepet dan menyerempet motor yang dikendarai oleh Bb, hingga nyaris jatuh.

” Melihat reaksi mereka yang brutal dan hampir mencelakakan korban akhirnya salah satu dari mereka mencoba untuk basi-basi dengan bertanya alamat, ini kek,,itulah,, kemudian entah mengapa spontan saja para gerombolan tersebut menancap gas seraya memberitahu rekan lainnya, prihal Saya, hingga akhirnya para penjarah itu mengurungkan niat untuk merampas motor yang Saya kendarai dan memilih kabur, akan tetapi kejadian tersebut sangat merugikan bahkan hampir mencederai Saya, “Tutur Bb.

Berharap agar Aparat Penegak Hukum di Bondowoso segera menindak tegas para penjarah jalanan tersebut karena selama ini keberadaannya sangat meresahkan Masyarakat pengguna jalan khususnya di Jln. Kis. Mangunsarkoro Taman Sari Warung Kopi sebelum Pom. BBM. dan Jln. Pb. Sudirman depan Alfa Mart, yang di jadikan tempat mangkal sekaligus lokasi untuk mengincar mangsa serta menurutnya, ” Pengambilan Motor yang dilakukan oleh Debt Collector dijalan merupakan perbuatan yang melanggar hukum, tindak pidana yakni Perampasan dan dapat dijerat pasal 365 KUHP tentang perampasan. ” Imbuhnya kepada media ini. ( Bam” S )