Kepsek SMAN 1 Sorong Respon Positif Pelimpahan Pengelolaan SMA

0

Yoseph Kambu . S.Pd.MMPd , Kepala SMA N 1 Sorong
SORONG – Alih status pengelolaan SMA/SMK dari Pemerintah Kabupaten/kota kepada pemerintah provinsi, mendapat respon positif dari Kepala sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Sorong Yoseph Kambu. Pasalnya, menurut dia, hal ini dapat menjadikan transparannya pengelolaan anggaran yang akan membawa ke perubahan lebih baik.

“Transparansi yang sudah terlihat yaitu, adanya Bantuan Operasi Sekolah Daerah (Bosda),” kata Yoseph, diruang kerjanya, Sabtu (17/2/2018).

Menurutnya, pelimpahan wewenang pengelolaan pendidikan tersebut mengacu pada Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2014, yang baru baru ini telah dikukuhkan kepala sekolah SMA dan SMK serta badan pengawas dari kementerian pendidikan Papua Barat yang dilangsungkan di aula samusiret milik Pemda Kota Sorong.

“Saya atas nama dewan guru memberikan apresiasi positif kepada gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan tentang pelimpahan urusan pendidikan ke Manokwari Papua Barat,” terang Yoseph

Yoseph menambahkan, pihaknya telah mendapat Bosda yang bersumber dari APBD Provinsi tahun 2017. “Selama ini tidak ada program bantuan seperti itu, setelah dilimpahkan ke proponsi baru ada,” tegasnya.

Menurutnya, dengan pelimpahan tersebut, pihak dewan guru akan mengusulkan ke propinsi menyangkut tenaga guru honor agar SK sebagai guru kontrak di keluarkan. Dengan demikian guru tenaga honor sudah menjadi tanggung jawab pemerintah yang selama ini di tanggung oleh gurunya masing masing.

“Dunia pendidikan di propinsi papua barat akan maju sesuai visi misi Gubernur, bahwa untuk anggaran pendidikan 80 persen untuk daerah, 20 persen tinggal di provinsi,” pungkas Yoseph. (Joharman silaen)