Ketua LPBI NU Kota Depok Ikut Deklarasi Relawan Bela Alam di Bali⁣

0

Buleleng – Dalam rangka mensinergikan semangat kebersamaan dan kerelawanan untuk ketangguhan bangsa, sebanyak 421 relawan dari berbagai daerah di Indonesia bertemu di Bali, pada kamis (28/3) di Lapangan Wisma Nangun Kerti, Buleleng Bali.⁣

Acara yang mengusung tema Dharma Relawan Adhiraja 2019 ini berlangsung dari tanggal 26 – 27 maret. Selama 3 hari relawan dibekali ilmu pengetahuan terkait kerelawanan yaitu desk relawan, sertifikasi relawan, serta cluster relawan.

Dharma Relawan Adhiraja sendiri memiliki makna “pengabdian relawan untuk ketangguhan bangsa”; baik dari sisi ketangguhan individu yang bersangkutan, maupun menangguhkan masyarakat.⁣

Dalam temu relawan ini Kepala BNPB Doni Monardo hadir sebagai keynotespeech. Doni mengatakan bahwa, “Mayoritas bencana alam yang terjadi di Indonesia karna ulah manusia, oleh karenanya pentingnya peran relawan dalam mitigasi bencana, kita tidak mau bencana kembali terjadi, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa.⁣

“Peran relawan adalah mitra pemerintah (BNPB dan BPBD) dalam penanggulangan bencana yang menganut prinsip panca dharma relawan yaitu mandiri, profesional, solidaritas, sinergi dan akuntabel. selalu meningkatkan kapasitas, baik pendidikan maupun keterampilan dan tidak hanya pada tanggap darurat saja tetapi pada pra dan paska bencana. Seperti menjaga dan memperbaiki lingkungan. Relawan Penanggulangan Bencana adalah agen perubahan bagi pembangunan berkelanjutan yang berbasis pengurangan risiko bencana menuju bangsa yang tangguh dan menjadi pahlawan kemanusiaan.” Jelas Doni.⁣

Dalam acara tersebut dibacakan ikrar relawan oleh Soma perwakilan relawan Jawa Barat yang isi adalah “Kami relawan penanggulangan bencana Indonesia menyadari bahwa sebagian besar kejadian bencana diakibatkan oleh kerusakan alam. Menyikapi kondisi tersebut kami relawan penanggulangan bencana Indonesia berikrar akan bela alam dengan segenap kemampuan kami

Di dalam kelompok Relawan yang ada diantaranya Ade Hukmawan. ST sebagai Ketua LPBI NU Kota Depok mengikuti agenda tersebut dari awal sampai akhir, Ade dan para relawan lainnya mendapatkan pesan langsung dari Ketua BNPB.

“Mulailah dari lingkungan terkecil untuk melaksanakan tindakan pencegahan dengan menanam pohon yang sesuai dengan kearifan lokal masing masing, dan pemahaman akan lokasi lokasi yang bisa terdampak bencana, terkadang justru korban bencana sendiri biasanya bukan karena akibat bencana alam tersebut melainkan kurangnya pengetahuan serta wawasan tentang kebencanaan”.

Dari keprihatinan tersebut Ketua LPBI NU Kota Depok akan segera menindaklanjuti hasil temu Relawan Bela Alam dengan melaksanakan Madrasah Relawan LPBI NU khususnya di Kota Depok, masih di bulan April tanggal 26 April bertepatan dengan Hari Kesiapsiagaan Bencana LPBI NU Kota Depok akan melaksanakan Madrasah Relawan.

“Besar harapan dengan diadakannya agenda tersebut akan menjadi program rutin yang akan dilaksanakan oleh LPBI NU Kota Depok dan di dukung para Kiai Kiai Sepuh yang berada di jajaran Rois PCNU Kota Depok khususnya Ketua Tanfidziah Kiai Achmad Solechan” Ucap Ade. (Dotce)