Ketua RT Di Eks Lokalisasi GS Di Laporkan Tim S-ONE Ke Polres Situbondo

0

Situbondo, Sketsaonline.com – Seminggu yang lalu Kota santri Situbondo di hebohkan tentang penjualan Anak di bawah Umur di eks lokalisasi Gs ( Gunung Sampan ).

Namun berbeda dengan yang sekarang ini yang tersebar luas di media Online, Cetak dan media Sosial ( Sosmed ) tentang salah satu tim S-One ( Suara Satu ) yang bertugas mencari data tentang Gs di kabarkan memeras RT Gs yang bernama SW

Ada yang menarik tentang statemen SW Selaku Rt Gs yang menyebutkan salah satu dari tim S-one yang memeras dirinya ketika ke Gs dan meminta jatah minuman Bir yang di muat di Media cetak lokal Situbondo terbitan 1 Agustus 2019.

Ketika berita cetak itu terbit yang sangat mencengangkan dari penulis berita cetak tersebut tanpa ada konfirmasi dari pihak yang bersakutan yang di duga memeras RT tersebut, tiba-tiba ada statemen Tim S-one yang di duga memeras itu yang dirinya tidak merasa di konfirmasi oleh wartawan cetak tersrbut.

Dan yang sangat fatal adalah ada salah satu media Online yang asal jiplak menerbitkan berita tersebut yang tidak ada konfirmasi sama sekali.

Dari pemberitaan tersebut yang tidak jelas kebenarannya salah satu tim s-one yang di tuduh memeras, tidak terima apa yang di sampaikan RT Gs tersebut di laporkan ke SPKT Polres Situbondo, (03/08/19).

SW Ketua Rt Gunung sampan saat di konfirmasi via telepon mengatakan ” iya saya memang berkomentar apa yang di terbitkan di koran itu, apa yang di sampaikan saya itu benar “,ujarnya, namun saat meminta tangapan bahwa dirinya di laporkan oleh tim s one, SW masih belum bisa di hubungi kembali.

DN Selaku Anggota Tim S-One yang di tuduh memeras Rt Gs mengatakan ” Saya tidak terima apa yang di sampaikan SW di media cetak itu, jelas ini mencemarkan nama baik saya dan Furum Pers Tim S-One. Saya tidak pernah memeras SW atau meminta jatah minuman bir.

“Memang saya pernah ke Eks lokalisasi Gs itupun ada perintah dari Pembina S-One untuk mencari data tentang Penjualan Anak di bawah umur, perjudian dan penjualan miras yang marak terjadi di eks lokalisasi Gs, maka saya memutuskan untuk melaporkan Sawar Rt Gs apa yang di sampaikan di Media tersebut ” Ucapnya saat di konfirmasi Awak media Sketsa.

Ketua S One, Dwi Atmaka membenarkan saat ada di SPKT Polres Situbondo, “Benar, hari ini Sabtu, (03/08/2019) saya beserta semua anggota S One mendampingi DN melaporkan terkait pemberitaan yang beredar di media online maupun cetak”.katanya

Yang kerap dipanggil Aka menambahkan, “Tentunya dengan hal ini saya meminta agar mengusut tuntas apa yang dikatakan narasumber melalui pemberitaan yang sudah terlebar luas dimasyarakat. Dan sangat disayangkan bilamana berita yang diangkat tidak melalui konfirmasi yang jelas sebagai jurnalis. Karena ada kode etik yang harus diperhatikan. Bedakan antara ngobrol di warung dengan klarifikasi menjadi jurnalis. Dan tidak lupa juga saya mendukung pada aparat kepolisian agar mengusut tuntas yang dikatakan narasumber”, pungkasnya.

Menurut pantauan Tim S One yang menerima Laporan tersebut petugas Piket SPKT Polres Situbondo, P Nanang Arjiadi, Gede dan Hendra. Nomor Polisi STTLP/275/VIII/RES.1.14./2019/Jatim./Res.Situbondo.

“Laporan dari rekan rekan S One sudah kami terima dengan terbit LP dan selanjutnya menunggu proses hukum”, ujar petugas piket SPKT Polres Situbondo.

Sementara itu, Syaiful Bahri pembina S One mengatakan ” Saya selaku pembina S One menginginkan kasus ini segera terungkap karena ini menyangkut dengan nama baik team S One juga berharap Polres mengungkap penjualan Miras di GS sesuai dengan statement ketua RT Gunung Sampan.(Hafiz)