Kota Sorong Gelar Pawai Noken Tas Khas Orang Papua

0

SORONG-Ratusan warga Kota Sorong Papua Barat gelar pawai Noken dalam rangka memperingati hari Noken sedunia tanggal 4 Desember 2018.

Pawai noken yang di gelar tersebut di ikuti ratusan warga orang tua maupun anak mengambil start dari Ramayana Mall finish di Lapangan Hoki Kampung Baru Sorong.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat Mala Moi Sorong Silas Ongge Kalami ketika dikonformasi Sketsa mengatakan,tas noken khas orang Papua yang di rajut dari kulit kayu dan kulit bunga anggrek sudah di akui UNESCO dan ditetapkan peringatannya setiap tanggal 4 Desember.

Khusus di Papua dan Papua Barat pemakaian tas noken sudah di tetapkan setiap hari kamis bersamaan dengan penggunaan batik papua khususnya di kalangan instansi pemda BUMN dan BUMD.

,”Jadi Noken di tengah tengah masyarakat sudah lama dipergunakan.Ada tiga ukuran tas noken ini yang pertama tas noken ukuran besar yang dipergunakan gendong anak ke kebun dan juga tempat tempat hasil kebun.Kemudian tas noken ukuran sedang untuk dipergunakan tempat barang barang bawaan seperti buku kecil, kemidian ukuran tas noken ukuran kecil yang diperuntukkan tempat pena dan Handphon.

Sementara kayu maupun batang anggrek sebagai bahan baku noken hanya didapati di daerah Wamena atau di pegunungan bintang.

,” Didaerah lain di Papua tidak ada kayu itu. Jadi tas noken asli yaitu terbuat dari kulit kayu dan anggtek.Kalaupun ada yang mirip itu terbuat dari benang dinamai semi noken,” ujar Silas (JOS)