Laporan Posisi Keuangan

0

Laporan Posisi Keuangan adalah laporan yang menggambarkan posisi keuangan sebuah perusahaan per periode tertentu. Laporan ini merupakan sumber informasi mengenai harta yang dimiliki oleh perusahaan, kewajiban-kewajiban yang harus ditunaikan dan modal dari sebuah perusahaan.

KEGUNAAN (Manfaat)
1. Evaluasi Struktur Pendanaan
2. Menganalisis Likuiditas
3. Menilai Solvabilitas
4. Menilai Fleksibilitas Keuangan

KETERBATASAN

  • Penggunaan Biaya Perolehan.
  • Memungkinkan rekayasa keuangan.
  • Beberapa Aset sulit diukur.
    Pengukuran dengan pertimbangan atau estimasi.

ELEMEN (Unsur-Unsur)

  • Aset
    Sumber daya yang dikuasai entitas yang diharapkan memberikan manfaat di masa depan bagi entitas.
  • Liabilitas
    Kewajiban entitas saat ini yang akan menyebabkan arus keluar sumber daya entitas di masa depan.
  • Ekuitas
    Hak residual atas aset entitas setelah dikurangi dengan semua liabilitas.

KLASIFIKASI Elemen Laporan

  • PSAK 1 tentang Penyajian Laporan Keuangan mengatur bahwa penyajian akun Aset diklasifikasikan sebagai Aset Lancar dan Aset Tidak Lancar. Kemudian untuk Liabilitas diklasifikasikan dengan kategori Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Kategori Aset Lancar

  • Dapat direalisasi, terjual, atau digunakan dalam siklus operasi normal.
  • Dimiliki untuk tujuan diperdagangkan.
  • Diharapkan direalisasi dalam jangka waktu 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
  • Berupa kas dan setara kas, kecuali yang dibatasi penggunaannya (sekurangnya 12 bulan).

Kategori Aset Tidak Lancar

  • Aset yang tidak memenuhii kriteria aset lancar.

Kategori Liabilitas Jangka Pendek

  • Akan diselesaikan dalam siklus operasi normal.
  • Untuk tujuan diperdagangkan (contoh instrumen derivatif).
  • Jatuh tempo akan diselesaikan dalam jangka 12 bulan setelah tanggal pelaporan.
  • Entitas tidak punya hak tanpa syarat untuk menunda penyelesaian Liabilitas sekurangnya 12 bulan.

Kategori Liabilitas Jangka Panjang

  • Liabilitas yang tidak memenuhi kriteria Liabilitas Jangka Pendek.

Liabilitas jangka Pendek

  • Utang dagang/usaha.
  • Biaya akrual atas karyawan.
  • Utang Jk. Panjang Jatuh tempo 12 bulan setelah tanggal neraca.
  • Dll.

Liabilitas Jangka Panjang

  • Berasal dari pembiayaan: Utang Obligasi, Utang bank.
  • Berasal dari kegiatan operasi entitas: Kewajiban pensiun.
  • Bergantung pada terjadi atau tidak terjadi: Provisi dan Garansi.

FORMAT Laporan

Secara umum terdapat dua bentuk laporan posisi keuangan yang biasa diikuti oleh entitas:

  1. Bentuk akun (Account form).
  2. Bentuk laporan (Report form).

PENGUNGKAPAN

Entitas mengungkapkan dalam laporan posisi keuangan atau catatan atas laporan keuangan, subklasifikasi dari pos yang disajikan. Perincian bergantung pada ketentuan PSAK, seperti contoh:

  1. Piutang : antara piutang usaha pihak ketiga dan piutang usaha pihak berelasi.
  2. Persediaan : subklasifikasi antara persediaan bahan baku, barang dalam proses, dan barang jadi.
  3. Aset tetap : subklasifikasi terpisah antara tanah, bangunan, dan peralatan.

 

Oleh : Abuani (mahasiswa STEI SEBI)