LSM LENTERA BANGSA PERTANYAKAN PKPU NO. 20 TAHUN 2018

0

BONDOWOSO| Sketsaonline. Com – Pasca ditetapkannya Daftar Calon Tetap (DCT) oleh KPUD Bondowoso untuk Caleg DPD, DPR, DPRD I dan DPRD II pekan lalu kontroversial dari masyarakat mulai bermunculan terkait Caleg yang hingga saat ini masih aktif sebagai pendamping Desa maupun PKH (Program Keluarga Harapan).

Padahal Menurut Ketua LSM Lentera Bangsa yakni Buhari. S. Pdi. keharusan para pendamping program pemerintah itu mundur tertuang dalam Peraturan KPU No. 20 tahun 2018 tentang pencalonan anggota DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/kota.

” Meski tidak secara eksplisit dituangkan, pasal 7 ayat 1 poin l PKPU No. 20 tahun 2018 menyebutkan bahwa mereka yang mendapatkan sumber pendapatan dari negara wajib mundur tatkala mencalonkan diri sebagai caleg. ” Katanya, Kamis (04/10).

Babkan penggiat LSM ini juga menegaskan kalau aturannya sangat jelas. ” Siapapun harus mundur jika dalam profesinya mendapatkan pendapatan yang bersumber dari negara. Seorang kepala dusun (kadus) pun harus mundur kalau nyaleg, apalagi Pendamping namun kenyataanya hingga saat ini masih ada yang belum mengundurkan diri dari jabatannya. ” Imbuhnya.

Terpisah salah satu Komisioner KPUD Bondowoso divisi Hukum menegaskan bahwa pada prinsipnya kita tidak tahu bahwa yang bersangkutan adalah pendamping atau apa yang memang secara tegas melarang untuk jadi bacaleg.

“Pada proses sebelum penetapan DCT ada proses yang namanya DCS dan Pengaduan masyarakat, nah dalam proses Pengaduan masyarakat ini di harap kan masyarakat jeli terhadap caleg yang Pns, pernah di penjara, dll sehingga apabila Pengaduan di tujukan ke kita maka KPU akan memproses seluruh Pengaduan tersebut dengan mekanisme klarifikasi terhadap kebenaran dari Pengaduan tersebut ada. ” Kata Junaedi. SH.

Itupun menurut Junaedi, ” Kami menyerahkan sepenuhnya ke Parpol Untuk melakukan proses PAW bacaleg, dan jangan lupa bahwa Parpol dan bacaleg menandatangani pakta integritas yang salah satunya pekerjaan yang bersangkutan dan tidak dibiayai oleh APBN dan APBD. ” Ujarnya melalui pesan Watsaap. ( Bam” S ).