Mampu Rangsang Pertumbuhan Tanaman, Atonik 6.0 L Resmi Dikenalkan di Kupang

0
Sosialisasi Atonik 6.L Hotel Neo Aston, Kamis (17/9/2020).

KUPANG – PT Oat Mitoku Agrio kembali menggelar sosialisasi guna mempromosikan produk unggulannya Atonik 6.0 L, yang merupakan biostimulan untuk merangsang pertumbuhan tanaman.

Kali ini sosialisasi digelar di Hotel Neo Aston, Kamis (17/9/2020) dan diikuti oleh para kepala desa dan kelompok tani di Kabupaten Kupang.

Gustaf Tamo Mbapa selaku pemrakarsa kegiatan mengatakan, Atonik memiliki kualitas bagus. Menurutnya, produk tersebut telah hadir lebih dari 40 tahun lalu di wilayah pulau Jawa dan Sumatera.

Untuk di NTT sendiri, Atonik telah hadir di delapan kabupaten, dan direncanakan akan menyentuh ke kabupaten-kabupaten lainnya.

“Jadi, Atonik ini merupakan stimulan yang bisa menjadi salah satu faktor untuk meningkatkan produksi pertanian di NTT,” kata Gustaf Tamo Mbapa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Kupang Charles Panie mengungkapkan, petani di wilayahnya memiliki semangat untuk bertani.

Karena itu, ia berharap, sosialisasi tersebut bisa diikuti dengan baik oleh masyarakat Kabupaten Kupang sehingga dapat bermanfaat untuk mendukung program Pemkab Kupang.

Tak hanya itu, Charles berharap agar kiranya BUMDes bisa digunakan sebagai distributor produk Atonik di desa.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang Pandapotan Siallagan yang mewakili Bupati Kupang menambahkan, Atonik diharapkan bisa meningkatkan produksi pertanian dan memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat.

Untuk itu, pihaknya pun berupaya menerima berbagai teknologi yang akan diperkenalkan di Kabupaten Kupang.

Direktur PT Oat Mitoku Agrio Suryadi Jaya menjelaskan, Atonik bukanlah pupuk cair atau insektisida untuk membasmi hama, melainkan biostimulan yang ramah lingkungan. Menurutnya, produk dari Jepang tersebut telah mendapatkan sertifikat hak paten berbagai negara.

Lebih lanjut Suryadi menjelaskan, Atonik dapat meningkatkan aliran asimilasi fotosintesis dan meningkatkan penyerapan mineral.

“Jadi nanti disiram dari atas sampai bawah, disemprot seluruhnya. Jangan hanya disiram di bawah saja atau di akar saja,” kata Suryadi.

Selain biostimulan, lanjut dia, Atonik 6.0 L juga mampu merangsang pertumbuhan tanaman dan perkembangan generatif, memperkuat perkecambahan, perakaran, pertumbuhan bunga, dan buah.

Atonik juga mampu mengurangi dampak negatif stres pada tanaman seperti kekeringan, hujan lebat, hama, dan penyakit kerusakan akibat penggunaan pestisida. Atonik dapat meningkatkan resistensi terhadap stres, di mana peningkatan pembentukan lignin (senyawa pembentuk dinding sel) dan zat pelindung serta sel; dan jaringan lebih bertahan terhadap berbagai stres.

“Harapan kami dengan diterima di Kabupaten Kupang, kontribusi atonik yakni dapat membantu meningkatkan produksi tanaman pangan dan hortikultura Indonesia, membantu menyukseskan program pemerintah dalam ketahanan pangan, serta membantu meningkatkan taraf hidup petani Indonesia,” tandasnya. (Dot)