MANAJEMEN RISIKO DALAM PERUSAHAAN ASURANSI

0

Oleh : Nada Nisrina Syifa mahasiswi STEI SEI jurusan perbankan syariah

PENGERTIAN MANAJEMEN RISIKO.

Manajemen risiko adalah suatu proses indentifikasi, analisis, penilaian, pengendalian, dan upaya menghindari, dan meminimalisir, atau bahkan menghapus risiko yang tidak dapat diterima.

TUJUAN MANAJEMEN RISIKO
Untuk penganggulangan kemungkinan kerugian dengan cara ekonomis
Untuk penanggulangan risiko dalam memenuhi kewajiban yang berasal dari pihak ketiga/luar perusahaan
Untuk meminimalisirdan mengelola risiko yang berdampak negative
Untuk mengatasi risiko yang akan terjadi pada perusahaan

PRINSIP-PRINSIP MANAJEMEN RISIKO
MANAJEMEN RISIKO HARUS TERINTERGRASI KEDALAM PROSES BISNIS
Yang dimaksud disini proses manajemen risiko tidak dapat berdiri sendiri dan terpisah dari proses penunjangannya, karena itu setiap RTU harus menjadikan manajemen risiko sebagai bagian internal dari setiap proses bisnis yang menjadi tanggung jawabnya.

MANAJEMEN RISIKO BERSIFAT TALLOR MADE
Setiap RTU disetiap organisasi harus memastikan bahwa risiko yang di identifikasi dan dikelola pada unit kerja yang dipimpinnya merupakan risiko yang bersumber dari dan diukur berdasarkan kriteria yang relavan dengan konteks unit kerjanya baik internal maupun eksternal.

MANAJEMEN RISIKO HARUS MEMBERIKAN NILAI TAMBAH
Setiap RTU disemua level organisasi harus dapat menciptakan dan mempertahankan nilai tambah dengan menggunakan manajemen risiko untuk membantu mencapai setiap sasaran dan sekaligus meningkatkan kinerja.

MANAJEMEN RISIKO HARUS MERUPAKAN PROSES DARI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Setiap RTU harus mempertimbangkan setiap risiko dari keputusan yang akan dibuat dan menyiapkan langkah-langkah antisipasinya.

MANAJEMEN RISIKO SECARA KHUSUS MENANGANI KETIDAK PASTIAN
Setiap RTU harus menggunakan manajemen risiko untuk mengidentifikasi lalu menetapkan sifat dan jenis ketidakpastian yang dihadapi oleh unit kerja yang dipimpinnya serta menemukan apa yang dapat dilakukan guna mengatasi ketidak pastian

ASURANSI
PENGERTIAN ASURANSI

Asuransi adalah pertanggungan atau perjanjian antara dua belah pihak, dimana pihak satu berkewajiban membayar iuran atau kontribusinya.

PRINSIP PRINSIP ASURANSI
KEPENTINGAN UNTUK DIASURANSIKAN
Hak untuk mengasuransikan yang dilakukan karena adanya hubungan atau kepentingan

HUKUM BILANGAN BESAR
Prinsip statistic dan probabilitas yang menyatakan semakin banyak jumlah sempel yang digunakan dari suatu kejadian

PRINSIP GANTI RUGI
Mengatur pihak perusahaan asuransi untuk membayar penggantian kerugian sesuai premi

PRINSIP PENGALIHAN HAK
Pengalihan hak kepada pihak yang telah ditunjuk oleh klien apabila terjadi suatu kejadian

ITIKAD BAIK
Perjanjian yang dibuat harus didasarkan pada fakta-fakta dan tentu saja jujur

HUBUNGAN ASURANSI DENGAN MANAJEMEN RISIKO

Hubungan asuransi dengan manajemen risiko adalah hubungan yang bersifat substantial dan strategis, dimana motivasi utama masyarakat untuk membeli asuransi adalah karena keberadaan risiko yang penuh ketidakpastian.