Masa Pandemi COVID-19, Solusi Bantu Pedagang Kecil adalah Berjualan Via Online

0

Oleh: Sayyidah Zahrotul Fitriyah Mahasiswi STEI SEBI

Semenjak COVID-19 datang terkhusus ke Indonesia, perekonomian di Indonesia merosot, apalagi ketika dolar semakin naik dan perbedaan nya melonjak sangat jauh. Entah sampai kapan juga pandemi ini akan terus berlanjut.

Karena banyak yang terkena COVID-19, maka semua orang memilih untuk berdiam diri dirumah. Para pengusaha sudah mengalihkan dari jualan offline ke online. Bagi yang belum punya usaha juga jadi memiliki peluang usaha yang besar. Untuk para Pegawai Negri memiliki jaminan gajih dari pemerintah.

Lalu Bagaimana nasib bagi yang mendapatkan penghasilan dari pekerjaan harian, seperti tukang bubur keliling? Dan apakah mereka bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari jika suatu waktu harus berdiam diri dirumah tanpa ada jaminan?

Bagaimana solusinya? Maka berikut adalah solusinya

1. Membeli Barang dagangannya.

Saat seperti ini yang banyak dibutuhkan orang dirumah saat ini yaitu bahan pokok, contohnya seperti sayur-mayur, bubur dsb. Banyak pulak tukang sayur keliling yang masih menjajap sayurannya demi keberlangsungan hidupnya. Maka kita bantu dengan membeli apa yang dijualnya.

Banyak dari penjual yang masih berkeliling dan yang menjual barang pokok justru sangat laku dan cepat habis dari biasanya, ini termasuk faktor semua orang berada dirumah. Ini adalah hubungan saling menguntungkan bagi penjual maupun konsumen.

2. Bantu mempromosikan barang dagangannya.

Sebenarnya pada masa pandemi seperti ini yang paling dihindari adalah perkumpulan orang dan berinteraksi dengan orang lain yang kita tidak mengetahui kesehatan orang tersebut. Jualan online adalah ide yang sangat pas, tapi berhubung orang jualan offline jarang terfokus kesana maka, kita bantu dengan mempromosikan sekitar komplek perumahan kita saja dulu seperti menarik perhatian orang-orang sekitar agar saling membantu.

Dalam bentuk apa cara mempromosikannya, sedangkan tukang jualan bubur hanya berkeliling sekitar daerah itu saja, tapi tidak bisa jauh-jauh juga.

Contohnya, buatkan poster digital, pasang di media sosial kalian atau grup WA komplek rumah serta cantumkan nomor telepon Tukang jualannya, sehingga ketika ada yang memesan bisa langsung berkomunikasi dengan yang bersangkutan, atau cantumkan kapan saja ia berkeliling, sehingga orang yang #dirumahaja menunggu waktu nya ia jualan keliling.

3. Sebar luaskan Informasi

Jika cara pertama sudah dilakukan dan solusi kedua sudah dilaksanakan kemudia berhasil maka selanjutnya adalah sebar luaskan informasi jualannya, ketika orang-orang sudah memiliki kepercayaan maka lebih mudah untuk menyebarkan informasi tersebut dengan #dirumahaja.

Mungkin cukup sekian sedikit solusi untuk membantu Tukang jualan keliling selama pandemi ini belum berakhir. Gerakan kecil yang mungkin tak terasa bagi kita tapi sangat berkesan atau merasa terbantu bagi siapa yang kita tolong.

Semoga Bumi cepat membaik keadaannya. Dan untuk teman-teman tetap #dirumahaja, bagi yang tidak ada kepentingan berlebih. Dengan kita #dirumahaja kita sudah berkontribusi untuk membaik nya bumi ini.