Menuju Kemenangan Strategi Jokowi Menginspirasi Caleg Perindo Surabaya dan Relawannya

0

Surabaya – Guna mengantisipasi penyebaran serta meningkatnya angka Deman Berdarah Dengue (DBD) saat dimusim hujan, Caleg Partai persatuan Indonesia ( Perindo ) Bersama relawan Jokowi mengelar kegiatan rutin fogging.

Dalam Kegiatan fogging kali ini calon anggota legislatif (caleg) DPRD 1 Jatim dari Dapil 1 Samuel Teguh Santoso bersama sama dengan Caleg Surabaya Dapil 1 dari Partai Perindo, Ayu intan Mustika Ratna turun langsung melakukan fogging di jalan Kalibokor Kelurahan Kertajaya/Kecamatan Gubeng tepatnya di RT 03, 04, 05,06 RW 02, pada hari Minggu (23/12/2018).

“Pada pelaksanaan total ada 400 KK atau rumah warga yang kita lakukan fogging. Itu semua berdasarkan permintaan masing-masing ketua RT dan warga ,” jelas Ayu Intan Mustika Ratna yang juga Bendahara DPC Gubeng Partai Perindo, di lokasi.

Dalam kegiatan fogging menutup diujung Tahun 2018 ini tampak pula relawan jokowi KPRI-1 DPW JATIM.

Achirudin salah satu pengurus relawan jatim KPRI-1 disela sela kegiatan ketika diwawancarai mengatakan bahwa, kehadiran relawan adalah bentuk kerja nyata turun ke masyarakat bersama partai Perindo yang juga partai pengusung.katanya.

Menurut Achirudin keinginan Jokowi di kontestasi Pilpres 2019 ini adalah kampanye mikro, bahwa strategi ini adalah kampanye secara tatap muka dari pintu ke pintu.ujarnya

Dia juga menekankan bahwa Jokowi ingin didukung dengan cara yang bermartabat. Relawan akan fokus berkampanye dengan instruksi langsung dari Jokowi.

“Jadi kan sekarang beliau bicara kampanye mikro, door to door. Tapi sejatinya secara personal Pak Jokowi sering menyampaikan itu bahkan kampanye nano, orang ke orang. Saya terjemahkan itu sebagai kampanye nano, orang ke orang, jadi di mana pun kita ketemu orang kita berkampanye,” kata Achirudin

“Dan satu yang Pak Jokowi pesan, mau kampanye itu, kita tetap harus santun, karena beliau mau didukung dengan cara bermartabat. Itu paling mungkin yang kita lakukan, tidak usah pusing apa yang dilakukan dengan pihak lain, kita fokus aja dengan cara kita,” lanjut dia.

Sementara itu Caleg DPRD kota Surabaya Dapil 1 Ayu Intan mustika ratna yang juga turun dalam kegiatan ini juga menyampaikan, menyebut cara berkampanye Presiden Jokowi setiap pencalonannya menjadi kiblat yang bisa digunakan untuk para Calon Legislatif agar sukses.

Hal itu dikatakan Ayu saat diwawancarai pada kegiatan fogging bersama relawan Jokowi, Ayu menyebut ada 3 cara berkampanye yang di lakukan Jokowi untuk menang, dan prinsipnya mengabaikan cara berkampanye lama.

“Pak Jokowi mengabaikan cara lama, ada tiga cara dan pesan Jokowi untuk bisa menang dalam pencalonan. Pengumpulan massa dan lainnya sudah tidak digunakan, karena itu tidak efektif,” kata Ayu.

Tiga cara yang dilakukan tersebut adalah, pertama melakukan mikro targeting, membuat list indikator pendukung dan melakukan kunjungan langsung door to door.

“Membuat mikro targeting, jadi harus kita membuat target untuk meraup suara dukungan. Dan ini harus dilakukan,” ungkap Ayu.

Pastikan seseorang yang akan kita gadang adalah benar warga dari daerah tempat bapak ibu mencalonkan diri. “Jangan sudah mengambil hati berbagai cara, namun ternyata orang tersebut bukan penduduk disitu, jadi sama saja,” katanya

Selanjutnya membuat list dukungan suara. Pada langkah ini ada tiga list yang harus diisi. Yakni list indikator merah, kuning dan hijau. Untuk warna merah, ini diartikan yang pasti tidak mendukung.

Selanjutnya, list warna kuning. Pada posisi ini, masih ada kemungkinan dia atau mereka memberikan dukungan suara. Hanya pada posisi ini diharuskan lebih intensif untuk memberikan kepercayaan kepada sang caleg.

Selanjutnya adalah list warna hijau. Warna ini adalah penduduk yang sudah dipastikan akan mendukung dan memberikan suaranya.

Selanjutnya yang dilakukan pak Jokowi adalah datang dari rumah ke rumah. Ayu Intan menyebut jika dengan door to door pak Jokowi mampu mengetahui greget dari seseorang.

“Harus diingat, kita harus ramah dan murah senyum. Jangan jadi caleg rautnya enggak senyum. Dan lagi jangan pernah capek, caleg itu harus capek, kalau tidak mau capek jangan menjadi calon. Pergi ke rumah-rumah, sampaikan dengan baik apa visi misi kita, yakinkan kemenangan dengan bahasa yang santun,” ucapnya menutup sesi wawancara . (Yoyok)