Menyusuri Jl. Thamrin, Mensos Risma Menyapa PPKS dan Menawarkan Bantuan

0

JAKARTA, Sketsaonline – Menteri Sosial RI (Mensos) Tri Rismaharini menyapa masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta berdiog, menanyakan asal kampung halaman dan meminta kesediaan mereka untuk mendapatkan pembinaan.

Dengan berjalan kaki menyusuri jalur pedestrian di Jl. Thamrin tepat di sebelah kanan Plaza UOB, Jakarta Pusat, Mensos Risma mendapati tiga orang PPKS.

Mensos Risma bertemu seorang perempuan mengenakan kaos merah muda sedang menenteng tas plastik berwarna merah, tengah duduk di trotoar, Jl. Baturaja disamping Plaza Bank UOB, Jakarta Pusat. Di dalam perbincangan diketahui, perempuan tersebut bernama Fitri.

Kepada Fitri, Mensos Risma bertanya nama dan tempat tinggal. “Tinggal dimana?” Namun, Fitri hanya menjawab pendek, “Tidak punya rumah”. Pertanyaan Risma selebihnya, tidak banyak dijawab oleh perempuan yang diduga menderita kusta ini.

“Ibu mau ikut saya ya. Nanti saya kasih tempat tinggal. Mau ya? Mau? Tapi ibu jangan kemana-mana. Nanti ada yang jemput,” minta Risma kepada perempuan itu.

Selanjutnya, Risma tampak langsung berkoordinasi dengan beberapa Staf untuk mengirimkan armada penjemputan.

Masih di lokasi yang sama, Mensos Risma bertemu seorang penjual masker yang sedang duduk di trotoar. Pria yang diketahu, bernama Yanto itu memang kesehariannya berjualan masker dan tisu.

Pria tersebut mengaku bertempat tinggal di Ulu Jami, RT 01/04 No.45, Kelurahan Pesanggarahan, Jakarta Selatan. Di lokasi, Mensos Risma menekankan agar mengenakan masker dengan baik.

Dalam perjalanan sambung rasa dengan PPKS, Mensos Risma bertemu dengan pria paruh baya yang tidur beralaskan kardus. Pria berambut putih ini memperkenalkan dirinya bernama Kastubi. Risma membuka pembicaraan dengan Kastubi yang mengaku, tidak memiliki tempat tinggal.

“Bapak ikut saya ya. Nanti saya kasih tempat tinggal biar Bapak tidak kehujanan ya. Nanti ada yang jemput ya, tapi bukan Satpol PP. Tapi Bapak jangan kemana-mana.,” kata Risma menawarkan.

Tawaran serupa disampaikan Risma kepada Faisal. Bahkan, Faisal menerima tawaran untuk kembali pulang ke kampung halaman di Asahan, Sumatera Utara.

Dari tiga orang PPKS yang bertemu Mensos Risma, hanya Kastubi dan Faisal yang kooperatif bersedia menerima penanganan dari Kementerian Sosial RI (Kemensos).

Keduanya kemudian diantar ke kantor Kemensos untuk menikmati sarapan pagi.

Selanjutnya, mereka menerima assessment awal di Balai Rehabilitasi Sosial eks Gelandangan dan Pengemis Pangudi Luhur, Bekasi, termasuk pengecekan kesehatan sesuai protokol pandemi Covid-19.

Tahap selanjutnya, mereka akan mendapat penanganan sementara sebelum kemudian dikoordinasikan dengan Pemerintah Daerah.

Sejak hari pertama bekerja, Mensos Risma rutin menjalin interaksi dengan PPKS. Hal ini ia lakukan, sebelum dirinya sampai di Kantor Kemensos, Jalan Salemba, Jakarta.

Mensos Risma menginginkan dalam penanganan terhadap PPKS, tidak hanya dengan memberikan bantuan atas dasar belas kasihan (charity base). Akan tetapi, turut pula memperhartikan kemandirian penerima manfaat dalam jangka panjang.

(JIMMY)

SUMBER : BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT KEMENTERIAN SOSIAL RI