MERASA TERANCAM, SEPASANG SUAMI ISTRI RELA KEHILANGAN SEPEDA MOTOR

0

BONDOWOSO| Sketsaonline. Com – Mengaku menjadi korban perampasan, Sepasang Suami Istri asal Kel. Sekarputih Kec. Tegalampel ini, Rabu (30/01) mendatangi mapolres Bondowoso.

kedatangan mereka kali ini yakni memenuhi panggilan penyidik Polres Bondowoso dalam rangka memberikan keterangan sebagai korban perampasan barang berupa Sepeda Motor Mio Z warna merah dengan nomer polisi P 5818 AO.

Usai menjalani pemeriksaan, warga Rt. 26 Rw. 07 Kel. Sekarputih ini mengatakan kalau kejadian tersebut bermula dari adanya utang piutang antara Rusmina warga kel. Sekarputih dengan Nurhadi warga Desa Koncer Darul Aman Kec. Tenggarang.

Entah mengapa, Senin (23/12/18) sekitar pukul 20. 00 Wib ia bersama Suaminya, Nurul Jadid diminta datang kerumah Nurhadi melalui Bapaknya yakni Rudi Hartono yang sebelumnya sudah berada di tempat tersebut bersama 2 orang suruannya Nurhadi yang mengaku bernama Andre dan Dodo.

“Bahkan sebelum bertemu di rumah itu, kedua orang tersebut pernah mendatangi rumah Saya dan menemui Bapak yang saat itu sedang bekerja membajak disawah serta meminta agar Bapak mempertanggung jawabkan terkait utang piutang antara Rusmina dengan Nurhadi. ” Kata Nurul Makrifah.

“Padahal, dalam persoalan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan Bapak, pasalnya Rusmina hanya tetangga dekat dan sama sekali tidak ada ikatan apa-apa dengan keluarga Kami, kalau dalam proses pinjaman ada campur tangan saya, memang iya, akan tetapi hanya sebatas memperkenalkan Rusmina kepada Nurhadi itupun melalui Buk. Desi tetangga Nurhadi. ” Ungkapnya.

Akan tetapi menurut Nurul Makrifah, mengapa Sepeda Motornya yang dirampas oleh Nurhadi dan dua orang suruannya dengan dalih sebagai jaminan atas hutangnya Rusmina kepada dirinya.

“Memang benar, pinjaman pertama melalui Saya dan Buk. Desi, tapi itu sudah lunas yakni tahun 2017 Pinjam Rp. 3. Juta dalam waktu tiga bulan Rusmina mengembalikan Rp. 4, 2 Juta. kepada Nurhadi Tuturnya.

Dan pinjaman ke 2 begitu seterusnya sudah tidak melalui dirinya justru Rusmina bersama Buk. Desi langsung sendiri ke Nurhadi, akan tetapi begitu ada persoalan malah barang kepunyaanya yang di rampas seraya mendapat ancaman dari 2 orang suruan Nurhadi, Andre dan Dodo.

Terpisah, Orang Tua Nurul Makrifah yakni, Rudi Hartono membenarkan adanya kejadian tersebut, ” Terpaksa Kami berikan Sepeda Motor dan Stnknya, karena saat itu Saya mendapat ancaman dari kedua orang tersebut, ” Kalau tidak diberikan, maka anak bapak akan kami bawak ke kantor, Kami Petugas. ” Ujarnya, menirukan perkataan kedua Orang tersebut. ( Bam” S )