Modus Kerjasama Jual Sapi, Warga Desa Tanjung Gelugur Situbondo Tertipu Puluhan Juta Rupiah

0

Situbondo, | Sketsaonline- Merasa Ditipu Hakki warga Desa Tanjung Gelugur, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo laporkan Seorang warga Desa Tetangga nya diKecamatan Kota Kabupaten Situbondo. ke Sentra Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Situbondo yang didampingi Korwil GP Sakera dan Tim S-One, Kamis,(09/07/20).

Pria 45 tahun itu diduga melakukan penipuan dengan nominal Rp 32 juta kepada Hakki warga Desa Tanjung Gelugur, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo. Dalam melakukan penipuan, terlapor menggunakan modus kerjasama jual beli sapi kepada korban.

Penipuan dengan modus kerjasama jual beli sapi terjadi setahun yang lalu. Bahwa dirinya telah ditipu oleh iAS dan AD, dengan modus menjual dua ekor sapi kepada dirinya, setelah sapinya di bayar lunas dengan harga Rp 15 juta dan Rp 17 juta, namun sapi tidak diperbolehkan untuk di bawa pulang, dengan alasan akan dirawat oleh AS dan nanti akan dibagi hasil.

Hakki mengatakan, ” setelah beberapa bulan di rawat oleh AS. Saya ingin menjual sapi tersebut karena kebutuhan untuk biaya anak yang sedang kuliah dan juga kebutuhan sehari – hari setelah sapi akan di ambil tidak diperbolehkan oleh AS. Namun sayang sekali, berselang satu minggu sapi tersebut sudah tidak ada di jual oleh AS, karena AS tidak ada niat baik untuk mengembalikan, makanya saya menempuh jalur hukum “, kata Hakki.

Lanjut Hakki, ” Saya sudah beberapa kali meminta agar mengembalikan uang saya kepada AS secara baik – baik namun AS tidak ada niatan untuk mengembalikan. terpaksa saya harus menempuh jalur hukum, biarlah aparat penegak hukum yang memproses kasus tersebut, dan saya berharap kepada penegak hukum secepatnya diproses agar tidak menelan korban yang lain.” Ucap Hakki kepada tim S-One diruang SPKT Polres Situbondo.

Johan Toro korwil Jatim GP Sakera menjelaskan, “kami akan terus mengawal kasus ini dan akan mendampingi Hakki selaku pengadu. Dan kami berharap kepada penyidik Polres Situbondo yang menangani kasus saudara Hakki bekerja dengan Profesional dan penuh tanggung jawab”, tegasnya.

Ketum GP. Sakera Syaiful Bahri menyampaikan, “Saya bangga dengan anggota GP Sakera khususnya Korwil Jatim dan Sekretaris GP Sakera yang telah mendampingi pengadu tanpa rasa keluh kesah, walaupun tidak mengenal waktu untuk mendampingi dan membantu masyarakat yang meminta pertolongan”.

“Teruslah berbuat baik dan ikhlas untuk membantu masyarakat.” tutur Ketum GP Sakera yang sering dipanggil Bang Ipoel, ( Hafiz S-One ).