MRP Papua Barat : Produksi Kayu di Tambtauw Melalui HPH Masih Jalan

0

SORONG-Produksi kayu bulat di Kabupaten Tambrauw oleh hak penguasa huyan (HPH) melalui PT , hingga saat ini PT Multi Jaya Wahana di kawasan hutan Kabupaten Tambrauw masih produksi.

Informasi tersebut disampaikan anggota Majelis Rakyat Papua ( MRP) Provinsi Papua Barat Rafles Kombo Yewen SH, ketika berbincang bincang dengan Sketsa Selasa,(5 /2/19) disalah satu Hotel di Kota Sorong.

” Saya putra asli Papua suku Abun di Kabupaten Tambrauw yang adalah anggota MRP Provinsi Papua Barat yang sehariannya selaku wakil ketua pokja adat. Saya mau katakan, masalah kekuasaan HPH itu pada zaman orde baru.Sekarang tidak lagi HPH itu hak masyarakat adat.PT Multi Jaya Wahana harus di stop jangan lagi beroperasi di Kabupaten Tambrauw, ” tegas Rafles Kombo Yewen SH yang adalah Tokoh masyarakat Abun.

Ditegaskan lagi, HPH di Kabupaten Tambrauw yang sudah berkuasa selama 25 Tahun sudah ribuan ton kayu jenis merbau dan matoa dikeluarkan dari hutan Tambrauw.

PT yang mengelolah kayu bulat selama 25 tahun tidak ada kontribusinya kepada masyarakat.

” Masukan ini datangnya dari masyarakat saat MRP menjalin aspirasi dari masyarakat Tambrauw. Banyak hal yang kami dapatkan dari hasil menjaring aspirasi diantatanya pembangunan jalan, pendidikan dan kesehatan,” kata dia lagi.

Ketika ditanya upaya apa yang dilakukan MRP, dikatakan Rafles akan menutup perusahaan.

” MRP sudah pernah menyurati pihak perusahaan agar produksi di stop, tapi tidak ditanggapi,” kata Rafles Kombo Yewen SH.

Langkah selanjitnya kata Rafles,.MRP sudah membentuk pansus untuk menyikapi komitmen MRP agar perusahaan di tutup.

Diakhir bincang bincangnya Rafles mengatakan bahwa hutan itu untuk masa depan anak dan cucu dan masyarakat setempat.(JOS)