Multitasking Mitos atau Fakta???

0

Apa sih itu multitasking???

Multitasking atau Tugas ganda adalah istilah teknologi informasi yang mengacu kepada sebuah metode di mana banyak pekerjaan atau dikenal juga sebagai proses diolah dengan menggunakan sumberdaya CPU yang sama.

Pertanyaan diatas, sering kita jumpai saat kita melakukan proses wawancara. Kemudian, Kadang kita dengan yakin mengatakan bahwa kita adalah seorang multitasking hanya dengan berasumsi kita mengerjakan banyak hal di pekerjaan kita sebelumnya. Bahkan asumsi tersebut justru muncul dari pewawancara berdasarkan analisa experience yang kita tuliskan maupun kita sampaikan. Sebenarnya kita harus dapat membedakan dan mengenal apa itu multitasking dengan  task switching.

Coba kita melirik istilah  task switching, ialah suatu kemampuan manusia dalam menjalankan tugas, atau suatu aktifitas pada waktu yang hampir bersamaan.

Sederhanannya jika kamu pernah diminta  laporan keuangan dan disaat yang sama , kamu harus mengerjakan sebuah proposal acara, maka umumnya kamu akan memilih mengerjakan salah satu tugas tersebut, sebelum melanjutkan ke tugas berikutnya. Kamu dapat melanjutkan tugas kedua, jika dirasa pada tugas pertama sudah kamu kerjakan meski baru sedikit. Kemudian kamu akan kembali ke tugas pertama lagi untuk menyelesaikannya, dan berpindah lagi ke tugas ke dua. Hampir bersamaan, namun tidak dikerjakan pada waktu yang sama, artinya kamu tidak sedang menggunakan tangan kanan untuk mengerjakan laporan keuangan dan tangan kiri untuk mengerjakan proposal acara.

Multitasking menjadi salah satu keahlian yang sangat dibutuhkan di zaman serba cepat ini. Kamu diminta—bahkan dituntut—untuk dapat mengerjakan beberapa tugas dalam satu waktu sekaligus dengan alasan dapat menghemat waktu serta membuat kerja menjadi lebih efisien. Ditambah dengan perkembangan teknologi di sekitar yang memberikan kemudahan dalam beraktivitas, tuntutan menjadi seseorang yang dapat multitasking semakin tinggi. Banyak yang berlatih untuk dapat melakukan multitasking.

Banyak pula yang mengaku dapat multitasking, di mana pun dan kapan pun. Namun faktanya, melansir dari National Public Radio (NPR), peneliti mengatakan kalau multitasking itu adalah sebuah mitos. Lebih jauh lagi, manusia nggak akan pernah dapat melakukan multitasking. Mengapa? Dalam sebuah penelitian terbaru, para ahli mengatakan kalau manusia nggak bisa melakukan beberapa hal dalam satu waktu sekaligus, atau yang sering dikenal dengan istilah multitasking. Sekalipun adanya faktor pendukung berupa teknologi yang canggih, kamu dan semua orang nggak dapat multitasking. Jadi, kemampuan mengerjakan banyak hal sekaligus hanyalah sebuah mitos.

Kemudian apakah multitasking hanya khayalan otak?

Ketika ada seseorang mengaku atau merasa dapat bekerja secara multitasking, peneliti mengatakan kalau hal tersebut bisa saja sebatas khayalan. Padahal faktanya, otak manusia nggak dapat memecah fokus perhatiannya pada berbagai macam hal di waktu bersamaan. Melainkan, kamu mengubah fokus perhatianmu pada satu hal ke hal lainnya dengan cepat. Namun, hal tersebut sering dianggap sebagai kemampuan multitasking.

Kemampuan manusia bekerja terus berkembang

Namun, bagaimana menjelaskan ketika ada banyak orang yang mengaku dapat mengerjakan banyak hal dalam satu waktu, misalnya mengetik email sambil menjawab telepon dari atasan? Peneliti memang meyakini jika multitasking adalah sebuah mitos. Namun dari penelitian yang sama, mereka menemukan kalau kemampuan manusia dalam bekerja mengalami perkembangan. Alih-alih mengerjakan banyak hal dalam waktu bersamaan, kita sebenarnya mengganti fokus atau perhatian otak dari satu tugas ke tugas lainnya dengan cepat.

Setelah melakukan berbagai riset, peneliti menemukan kalau ada bagian tertentu dalam otak yang bertugas mengganti pusat perhatian pada berbagai hal, namanya ‘executive system’. Bagian otak ini memudahkanmu untuk membuat rencana pada sikap yang akan dilakukan selanjutnya, serta memungkinkanmu untuk mengendalikan perilakumu.

Jadi, apa kamu merasa mampu multitasking? Coba pikir kembali deh. Sebab, peneliti mengatakan kalau multitasking hanya sebuah mitos. Melainkan, otakmu berkembang dan mampu berganti pusat perhatian pada berbagai hal yang berbeda dalam waktu cepat.

Oleh : Nelly sumarni Mahasiswi STEI SEBI