Muslimah Cerdas, Peduli Peradaban

0
Foto : Ist

Oleh : Uswatun Hasanah (STEI SEBI)

“Dunia itu adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita shalihah”

(H.R Muslim)

Dewasa Ini, muslimah tidak hanya berperan sebagai Ibu rumah tangga yang mengurus segala keperluan di rumah, taat beribadah serta taat kepada Suaminya. Namun, sebagai makhluk ciptaan allah yang luar biasa ini muslimah juga berperan sebagai Arsitektur peradaban. Bukankah Rasulallah sendiri sangat menghargai para perempuan.

Sejak dahulu, tak sedikit penelitian tentang sumbangsih muslimah terhadap kelangsungan kehidupan contohnya kiprah di bidang sains, teknologi, kedokteran, hingga pemerintahan.

Salah satu contoh adalah Zubayda binti ja’far al-mansur yang berkontibusi di bidang sains, ada insinyur Mariam yang membuat astrolabe di Aleppo dan lainnya. Namun sangat sedikit sekali literatur yang membahas tentang para tokoh muslimah, sehingga perlu di gali lebih banyak lagi agar menjadi Inspirasi dan jejak muslimah dimasa sekarang.

Karena sejatinya indikasi suatu bangsa dikatakan berhasil ialah di lihat keberpihakan perempuannya yang bisa mencetak serta mendidik generasinya menjadi generasi maju, baik dalam hal ke Negaraan maupun peribadahan.

Islam sangat memperbolehkan wanita berpendidkan tinggi, bukan untuk mengalahkan peran lelaki sebagai pemimpin, namun untuk mencerdaskan para muslimah karena generasi yang hebat terlahir didalam Rahim yang cerdas.

Seperti yang telah kita ketahui Allah SWT telah melebihkan pria atas wanita dalam hal-hal tertentu dan begitu sebaliknya wanita dalam beberapa hal tertentu juga telah Allah lebihkan. Dan hal yang paling mulia yang dilakukan oleh muslimah dalam rangka menyongsong kebangkitan adalah dengan berusaha mengembangkan dan mempertajam keahlian mereka yang telah allah lebihkan atas mereka. Sebagai contoh dalam kasus mengurus rumah tangga, kenapa wanita selalu lebih baik daripada lelaki? Because women design for it.

Muslimah yang sadar akan hal itu tentunya sangat peduli terhadap diri dan perannya sebagai Pilar kehidupan. Sebagai mana Pilar adalah tempat sandaran, maka seorang muslimah juga harus kuat sebaik secara fisik maupun psikis.

Dilansir dari m.hidayatullah.com, 10 Syarat Menjadi Muslimah kuat. Diantaranya.

Mempertahankan keimanan, dengan menggali Ilmu tentang kemuslimahan dan ilmu lainnya yang bias memperkaya Pengetahuannya, sehingga imannya kokoh.

Mengendalikan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman.

Memiliki Pola Hidup sehat, serta menjauhi diri hal-hal yang merusak dirinya.

Yuk, Muslimah peduli, kalo bukan kita siapa lagi.