Musnahkan Ratusan Liter Miras Tanpa Ijin Edar, Kapolres Pacitan Sebut Penyitaan BB Alami Penurunan

0


Pacitan, Sketsaonline.com,–Kepolisian Resor (Polres) Pacitan musnahkan barang bukti (BB) berupa minuman beralkhohol dari hasil Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) dan Ops Ketupat Semeru menjelang dan selama ramadhan 1440 Hijriyah.

Pemusnahan BB yang dipusatkan di Jalan Imam Bonjol atau sebelah barat Alun-alun Kabupaten Pacitan, tercatat ada sekitar 445 botol miras berakhohol dengan berbagai merk dan 8 jeriken miras jenis ciu atau arak jawa sebanyak 379 liter serta 93 arak jawa yang dikemas dalam botol berukuran 1,5 liter.

Kapolres Pacitan AKBP Sugandi, S.I.K., M.Hum., mengatakan, ratusan barang bukti tersebut telah disita oleh Polres Pacitan selama pelaksanaan operasi pekat sebelum pelaksanaan operasi ketupat.

“Barang bukti itu di dapat dari 17 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ada 25 orang yang menjadi tersangka dalam operasi pekat dan cipta kondisi di seluruh wilayah Kabupaten Pacitan selama Ramadhan ini,” ujarnya, seusai pemusnahan BB, Selasa (28/05/2019).

Dari kasus penyitaan BB berupa minuman beralkhohol tanpa ijin edar tersebut, terdapat dua orang penjual miras yang dipidana, namun salah satunya menjual dalam partai besar.

“Tersangkanya ini membawa dari Sukoharjo (Solo) sebanyak 16 jeriken isi 30 liter arak jawa dan minuman pabrikan (Vodka) yang tidak ada cukainya. Tersangka lainnya tipiring, karena tidak ada sanksi pidana yang memberatkan,” terang Kapolres.

Sugandi menambahkan, dibandingkan dengan tahun lalu penyitaan BB di tahun 2019 ini mengalami penurunan. Meski tidak menyebut jumlahnya, hal ini karena sanksi yang dikenakan cukup berat, selain itu tersangkanya pun bisa ditahan.

“Untuk penyitaan miras mengalami penurunan, mungkin ini efek jera yang dikenakan Polres kepada penjual minuman beralkhohol non pabrikan, khususnya arak jawa kita kenakan pasal terberat dan ancamannya di atas lima tahun,” imbuhnya. (Sigit).