Nifu Ahmad,S.IP : Tidak Ada Identitas Media yang Jelas, Dilarang Meliput

0

SORONG -Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong,Nifu Ahmad,S.IP menyatakan, tidak ada identitas media yang jelas,dilarang untuk melakukan peliputan di wilayah kerja pemerintah Kota Sorong.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan nomor : 485.1/32/Diskom-KTS/2020 dengan tembusan ke Walikota Sorong,Wakil Walikota,Sekda Kota Sorong serta Ketua PWI Sorong Raya.

Pemberitahuan tersebut terpaksa di keluarkan Kepala Dinas Kominfo Nifu,melihat maraknya media di tanah air diminta kepada pemilik media agar sama sama memantau kehadiran media ,wartawan yang ada di wilayah hukum Pemerintah Kota Sorong khususnya media yang baru.

Ada beberapa poin pemberitahuan yang di edarkan oleh Kepala Dinas Kominfo diantaranya, setiap media,wartawan dan jurnalistik baru,baik lokal,nasional maupun internasional yang meliput di pemerintah Kota Sorong,wajib melapor dan menunjukan identitas diri atau kartu PERS resmi dari dewan pers pusat serta tugas dari pimred masing-masing, kemudian,apabila media,wartawan yang bersangkutan tidak dapat menunjukan identitas diri sebagai seorang wartawan,maka tidak diperkenankan meliput berita atau wawancara dengan Walikota,serta pejabat lainnya.

Apabila oknum wartawan tidak menerima tindakan yang diambil oleh Dinas Kominfo,maka Dinas Kominfo akan melaporkan kepada Dewan Pers di Jakarta.

Ketua PWI Sorong Raya Lexi Sitanala ketika dikonfirmasi Sketsa Selasa,(14/07/2020) memberikan apresiasi positif apa yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong.

Alasannya, wartawan dan media saja itu merupakan mitra kerja oleh pemerintah dan selalu membangun kerjasama yang baik kepada pemerintah,TNI dan Polri,BUMN dan BUMD serta elemen masyarakat,karena media tersebut fungsinya memberikan pelayanan informasi yang akurat, akuntabel dan faktual kepada masyarakat.

Saya setuju dengan adanya surat pemberitahuan dari Kepala Dinas Kominfo Kota Sorong untuk tertibnya media dan wartawan yang jelas,” tukasnya.(joharman silaen)