Paguyuban Masyarakat Rejang Lebong se-Jabodetabek Gelar Halal Bihalal, Panitia Sajikan Lemea

0
Silahturahmi dan HBH paguyuban masyarakat Rejang Lebong di kediaman Denny Hardiansyah, Villa Bogor Indah I, Minggu (2/9). (Foto: Boy)

BOGOR – Paguyuban masyarakat Rejang Lebong se-Jabodetabek menggelar silaturahmi dan Halal Bi Halal di Perumahan Villa Bogor Indah I, Minggu (2/9/2018). Kegiatan HBH ini bertujuan mempererat tali persaudaraan sesama masyarakat asal Kabupaten Rejang Lebong khususnya.

Ketua panitia silaturahmi dan Halal Bi Halal paguyuban masyarakat Rejang Lebong, Denny Hardiansyah mengatakan, kegiatan silaturahmi dan halal bihalal tersebut merupakan giat tahunan. Sediktnya dihadiri 50 kepala keluarga.

โ€œAcara ini menjadi momentum bagi kami untuk merajut tali silaturahmi di antara sesama masyarakat Rejang Lebong yang tinggal diperantauan,” kata Denny dikediamannya, Villa Bogor Indah I, Ciparigi, Kota Bogor.

Disebutkannya, pada setiap silahturahmi dan HBH, panitia selalu menyediakan prasmanan yang didalamnya terdapat masakan khas Rejang, yakni Lemea.

Lemea, masakan khas Rejang Lebong yang sebagian orang di anggap ‘bau’ tetapi nikmat. (Foto: Boy)

“Masakan ini berbahan dasar bambu muda atau rebung yang dicincang halus kemudian difermentasi bersama ikan air tawar selama tiga hari hingga menimbulkan cita rasa asam, pedas dan gurih,” jelas Denny.

Olahan makanan ini, kata dia, akan terasa lebih nikmat jika ditambahkan sedikit santan saat memasaknya.

Menurutnya, santapan yang konon dicap ‘masakan bau’ karena memang memiliki aroma khas yang bagi sebagian orang dianggap bau, sangatlah nikmat jika telah menyantapnya.

“Begitu kita menyantap lemea, anggapan itu akan hilang dalam sekejap. Kita akan bergegas untuk menghabisinya,” ungkap Denny.

Ia berharap, silahturahmi Paguyuban Masyarakat Rejang Lebong akan terus berjalan, sehingga rasa kekeluargaan dan persaudaraan masyarakat yang tinggal di perantauaan akan terus terjalin.

“Semoga silahturahmi ini akan terus terjalin,” pungkasnya. (Boy)