Pakde dan Bude Karwo Tinjau Stand Jatim di AITF 2018

0

Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev ke Pameran AITF 2018 dan sekaligus mengunjungi stand Jawa Timur
Jatim- Gubernur Jatim, H Soekarwo bersama Ketua TP PKK Prov Jatim, Dra Hj Nina Soekarwo meninjau secara langsung langsung stand Pariwisata Jatim pada Azerbaijan International Travel and Tourism Fair (AITF) 2018 di Baku Expo Center Azerbaijan, Jumat (5/4).

Kunjungan ini merupakan bagian kegiatan Pakde Karwo dalam rangka melakukan promosi trade, tourism, and investment pada 2 hingga 15 April 2018 di tiga Negara, yakni Georgia, Azerbaijan, dan India. Di pameran AITF, Pakde Karwo memperkenalkan tempat wisata dan kerajinan Jatim kepada pengunjung para pengunjung pameran internasional, baik dari Azerbaijan maupun negara lainnya.

Kunjungan ini terasa istimewa, sebab bersamaan dengan kunjungan Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev ke Pameran AITF 2018, dan sekaligus mengunjungi stand Jawa Timur. Selain itu, Jatim juga menjadi satu-satunya provinsi yang mewakili Indonesia dalam pameran ini. Stand Jawa Timur seluas 15 m2  berada di posisi strategis di pameran ini,  berlokasi disisi pintu masuk pameran, berhadapan langsung dengan stand Baku, ibukota Azerbajian yang menampilkan potensi wisata serta maskapai Azerbaijan.

Melalui rilis yang diterima JNR dari Humas Setdaprov Jatim, pameran pariwisata dan travel internasional AITF 2018 merupakan penyelenggaraan ke-17 yang dilaksanakan selama tiga hari, 5-7 April 2018. Terdiri dari 218 stand, AITF 2018 diikuti banyak negara, diantaranya Indonesia, Azerbaijan, Georgia, Italia, Maroko, Rusia dsb-nya.

 

Kunjungan ke TOSS

Sementara itu, sebelumnya, di sela-sela kunjungannya ke Georgia, Gubernur Pakde Karwo bersama Duta Besar RI untuk Georgia, Ukraina, dan Rumania, Yuddy Chrisnandi juga menyempatkan  melakukan kunjungan Layanan Satu Pintu Tiblisi atau Tiblisi One Stop Service (TOSS). Diterima oleh Direktur TOSS, Pakde Karwo memperoleh penjelasan berbagai layanan di unit organisasi dibawah Kementerian Kehakiman Georgia ini.

Lembaga yang menangani 400 jenis layanan, mulai KTP, akta kelahiran, akta nikah, SIM, sampai dengan paspor ini dikunjungi rata-rata 10 ribu pengunjung/hari. Didukung teknologi tinggi, unit layanan ini memberikan beragam layanan rata-rata hanya berkisar sekitar 7 menit.

(Yok Ning)