Pemilukada Depok, Idris Lirik Koalisi Tertata

0
Foto : KH. Muhammad Idris

Depok – Perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Depok yang akan digelar pada Desember mendatang, Politisi di kota berjuluk Sejuta Belimbing ini kembali melakukan manuver.

Setelah Hj Afifah Alia mendapat restu dari DPP PDI Perjuangan dan Pradi Supriatna mendapat dukungan dari Ketua Umum PBNU, kemarin giliran Walikota petahana, Mohammad Idris melakukan manuver dengan menjalin komunikasi dengan Koalisi Tertata (Tertib, Taat dan Taqwa).

“Pilkada 9 Desember juga masih belum pasti karena harus melihat kondisi Pandemi Covid 19 . Untuk maju atau tidak maju pada perhelatan mendatang kan pakai kendaraan, itu masih dalam proses,” ujar Idris, Jumat (15/5/20)

Namun demikian lanjut Idris Teman-teman relawan yang berasal dari kultural terus mendorong dirinya untuk maju lagi di Pilkada Depok.

“Mereka menginginkan saya maju kembali walaupun cuma empat tahun. Tapi kalau mereka ngotot dan saya juga ngotot namun tidak ada kendaraan kan susah juga, kita tunggu lah nanti,” ungkap Idris.

Saat ini, sambungnya, dirinya masih menjalin komunikasi dengan PKS.

“Saya juga komunikasi dengan Demokrat, Golkar, PPP, PAN dan semuanya masih komunikasi. Kalaupun nanti ada dari PKS tetap akan kami dukung sama-sama dari partai pengusung,” jelasnya.

Dikesempatan sama Ketua DPC PPP Kota Depok, Hj Qonita Lutfiah. Mengungkapkan bahwa Koalisi Tertata yang terdiri dari Partai Demokrat, PAN, PKB dan PPP masih berhati-hati dalam menentukan nama calon Wali Kota Depok pada Pilkada Depok yang semula akan digelar pada 23 September 2020.

“Kalau saya jawab sekarang (siapa calonnya) nanti prematur, karena memang masih belum pasti. Kalau saya bilang sekarang tapi besok ternyata bukan, dibilang ngga konsisten,”katanya.

Dia mengatakan, sampai dengan saat ini Depok Tertata sedang merumuskan langkah apa yang akan dilakukan dalam menyomot nama sebagai bakal calon walikota.

Hal senada juga disampaikan oleh Juru Bicara Koalisi Tertata, Edi Sitorus. Edi mengatakan, pasca dideklarasikan beberpa waktu lalu, Kolaisi Tertata akan melakukan kajian terhadap kriteria seorang calon walikota-wakil wali kota yang bakal diusung dalam pilkada nanti.

“Kami ada beberapa tahapan untuk menentukan itu. Kami tidak ada kaitannya dengan mencalonkan siapa, namun kami akan lakukan kajian terlebih dahulu. Kami akan membuat kriteria yang telah kami tentukan,” pungkasnya. (dotje)