Penembakan AI Pengedar Narkoba Tidak Diterima Pihak Keluarga

0

SORONG-Salah seorang terduga pengedar Narkoba inisial AI dilumpuhkan Satnarkoba Polres Sorong hingga tewas setelah timah panas menembus bagian tubuh korban.

Hilangnya nyawa AI berstatus mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jogyakarta asal Sorong Papua Barat saat berlibur di Sorong,tidak diterima oleh orang tua korban maupun paman bernama Muhammad Rifai.Pihak keluarga tidak mengakui bahwa anaknya pengedar narkoba.

Peristiwa naas yang menimpah AI dikatakan paman Muhammad Rifai harus di usut tuntas seadil adilnya.

“Kami tidak percaya anak kami pengedar narkoba.Pihak kepolisian usut tuntas, bila tidak terbukti kami minta Kasat Narkoba dan Kapolresnya harus di copot,” terang M.Rifai.

Adapun kronologi penangkapan terhadap terduga tersangka pengedar Narkoba inisial AI terjadi Senin 21 Januari 2019 malam WIT di jalan Pramuka Kota Sorong.

Kapolres Sorong AKBP Dewa Made Sidan Sutrahria kepada awak media membenarkan kejadian itu, dimana tersangka AI bersama rekannya inisial DG, dua tersangka AI dan DG merupakan incaran Satnarkoba.

Tertangkapnya dua terduga tersangka Narkoba diawali dari laporan masyarakat kemudian ditindaklanjuti satnarkoba ternyata benar saat dilakukan penangkapan dua terduga narkoba berada di salah satu rumah.

Saat dilakukan penangkapan Petugas memberikan tembakan pertama ke udara namun tidak dihiraukan malah memberikan perlawanan dengan menggunakan senjata badik atau pisau sementara DG melarikan diri, tidak berselang lama terduga DG berhasil ditangkap.

Dikatakan Kapolres setelah peristiwa pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan Kapolda Papua Barat serta pihak keluarga korban.

Sesuai hasil koordinasi dengan pihak keluarga, keluarga korban meminta didalam penanganan kasus agar benar benar profesional dan objektif, karena pihak keluarga tidak pengedar narkoba.

” Kami keluaraga tidak percaya dia pengedar narkoba.Kalau tidak sesuai prosedur penangkapan apalagi anak kami sudah menibggal okum polisi harus di proses sesuai aturan.

Sementara inisial DG ditahan di Mapolres Sorong guna pemeriksaan selanjutnya.(JOS)